RESPON TANAMAN KATUK (Sauropus androgynus L.) PADA BERBAGAI TINGKAT INTENSITAS NAUNGAN DAN JUMLAH BUKU BIBIT

Tul’aini , Cahya Tul’aini and Entang , Inoriah Sukarjo and Widodo, Widodo (2015) RESPON TANAMAN KATUK (Sauropus androgynus L.) PADA BERBAGAI TINGKAT INTENSITAS NAUNGAN DAN JUMLAH BUKU BIBIT. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img]
Preview
Text (Thesis)
IV,V,LAMP,III-14-cah-FP.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (9MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Thesis)
I,II,III,III-14-cah-FP.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (8MB) | Preview

Abstract

Katuk (Sauropus androgynus L.) dapat dikelompokkan ke dalam salah satu komoditas sayuran, bahkan seiring dengan perkembangan herbal yang juga dapat dikelompokkan sebagai tanaman obat-obatan penting. Pengembangan tanaman katuk selama ini biasanya dilakukan pada intensitas naungan dan jumlah buku bibit yang beraneka ragam, maka perlu dilakukan suatu cara pendekatan secara teknis dengan mempelajari sampai seberapa jauh pengaruh naungan dapat ditolerir dan jumlah buku bibit yang efisien sehingga tidak memberikan dampak negatif terhadap pertumbuhan. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mendapatkan tingkat intensitas naungan dan jumlah buku bibit terbaik yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman katuk. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangka Hulu, Kota Bengkulu dari bulan November 2013 sampai dengan Februari 2014. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor yakni faktor pertama intensitas naungan (I) yang terdiri dari empat taraf yaitu I0 = Intensitas naungan 0% (kontrol/tanpa naungan), I1 = Intensitas naungan 25%, I2 = Intensitas naungan 50% dan I3 = Intensitas naungan 75%. Faktor kedua yaitu jumlah buku bibit (B) yaitu B1= Bibit 1 buku, B2= Bibit 2 buku, B3= Bibit 3 buku, B4= Bibit 4 buku. Dari kedua faktor diperoleh 16 kombinasi yang diulang sebanyak 3 kali, sehingga jumlah satuan percobaan yang diperoleh adalah 48 polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara intensitas naungan dan jumlah buku bibit. Intensitas naungan berpengaruh nyata terhadap Panjang tunas lateral, Panjang ruas, Tebal daun, Diameter tunas lateral, Jumlah tunas lateral, Jumlah tangkai daun majemuk, Jumlah stomata, Bobot kering akar, Bobot segar tunas lateral dan Bobot kering tunas lateral. Initensitas naungan 50% memberikan pengaruh yang positif pada semua variabel kecuali pada jumlah stomata. Jumlah buku bibit berpengaruh nyata terhadap Panjang tunas lateral, Diameter tunas lateral, Jumlah tunas lateral, Jumlah tangkai daun majemuk dan Berat kering akar.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agroecotechnology
Depositing User: 021 Nanik Rahmawati
Date Deposited: 21 Jan 2015 11:43
Last Modified: 21 Jan 2015 11:43
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/10350

Actions (login required)

View Item View Item