KAJIAN KONDISI LINGKUNGAN DAN PERTUMBUHAN TEGAKAN KAYU BAWANG DI DESA PENYANGKAK DAN DESA SAWANG LEBAR KABUPATEN BENGKULU UTARA

Deviga, Lidya and Wiryono, Wiryono and Efratenta , Katerina Depari (2015) KAJIAN KONDISI LINGKUNGAN DAN PERTUMBUHAN TEGAKAN KAYU BAWANG DI DESA PENYANGKAK DAN DESA SAWANG LEBAR KABUPATEN BENGKULU UTARA. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
I,II,III,III-14-lid-FP.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (33MB)
[img] Text (Thesis)
IV,V,VI,LAMP,III-14-lid-FP.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (35MB)

Abstract

Kebutuhan kayu masyarakat terus meningkat sedangkan persediaan bahan baku dari hutan alam dan hutan tanaman semakin menurun. Salah satu upaya untuk menyediakan bahan baku dalam memenuhi kebutuhan kayu adalah pengembangan hutan rakyat. Salah satu cantoh kayu yang dikembangkan oleh masyarakat di Propinsi Bengkulu adalah kayu bawang. Kayu bawang merupakan tanaman unggulan di Propinsi Bengkulu, yang telah lama dikenal dan dibudidayakan oleh masyrakat di Propinsi Bengkulu, khususnya di Kabupaten Bengkulu Utara. Untuk meningkatkan produktivitas kayu bawang dalam rangka memenuhi kebutuhan akan kayu, maka perlu diketahui hubungan kondisi iklim dan tanah dengan pertumbuhan kayu bawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui iklim mikro dan sifat tanah di bawah tegakan kayu bawang di Desa Penyangkak Kecamatan Kerkap dan Desa Sawang Lebar Kecamatan Tanjung Agung Palik Kabupaten Bengkulu Utara, untuk mengetahui pertumbuhan kayu bawang di Desa Penyangkak Kecamatan Kerkap dan Desa Sawang Lebar Kecamatan Tanjung Agung Palik Kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan April 2014. Lokasi penelitian di Desa Penyangkak Kecamatan Kerkap dan Desa Sawang Lebar Kecamatan Tanjung Agung Palik Kabupaten Bengkulu Utara, kedua desa sengaja dipilih karena memiliki tagakan kayu bawang. Variabel yang diamati adalah pertumbuhan (tinggi pohon, diameter dan tinggi bebas cabang), kondisi lingkungan (suhu, kelembaban dan keterbukaan kanopi) dan sifat tanah (sifat fisik dan sifat kimia tanah). Hasil penelitian kajian kondisi lingkungan dan pertumbuhan tegakan kayu bawang di kedua Desa tersebut memiliki Suhu udara rata-rata di Desa Sawang Lebar dan Desa Penyangkak pagi hari yaitu maksimum sebesar 26 °C dan minimum sebesar 20 °C, pada siang hari maksimum 28 °C dan minimum 22 °C, dan maksimum sebesar 27 °C dan minimum 21 °C pada sore hari. Kelembaban relatif udara di Desa Sawang Lebar pagi hari 91 %, siang hari 81 % dan sore hari 83 %, dan Desa Penyangkak pagi hari 89 %, siang hari 82 %, dan sore hari 84 %. Keterbukaan kanopi Desa Sawang Lebar keterbukaan kanopi sebesar 34,30 % pada pagi hari, pada siang hari 45,17 % dan pada sore hari 32,63 %. Desa Penyangkak sebesar 30,99 % pagi hari, siang hari 43,96 % dan 32,01 % pada sore hari. 3 Desa Sawang Lebar C organik tergolong kriteria rendah-sedang (1,88 % – 2,28 %) dan Desa Penyangkak C organik kriteria sedang – sangat tinggi (2,98 % - 7,01 %). Di Desa Sawang Lebar N organik tergolong kriteria sedang (0,27 % - 0,28 %) dan Desa Penyangkak tergolong kriteria sedang – tinggi (0,31 % - 0,56 %). KTK di Desa Sawang Lebar tergolong kriteria rendah – sedang (13,85 – 19,18), dan KTK di Desa Penyangkak tergolong kriteria rendah – tinggi (16,18 – 25,65). Desa Sawang Lebar pH tergolong kriteria tanah masam (5,38 – 5,46), dan Desa Penyangkak tergolong kriteria pH masam sampai dengan agak masam (5,22 – 5,8). Berat volume di Desa Sawang Lebar (0,94 – 1,05) dan Desa Penyangkak (0,72 – 1,01). Kadar air di Desa Sawang Lebar 8 % – 10,6 % dan kadar air di Desa Penyangkak 10,2 % – 12,2 %. Di Desa Sawang Lebar dan Desa Penyangkak bertekstur liat dan liat berdebu. Tegakan kayu bawang di Desa Sawang Lebar dan Desa Penyangkak Tidak berbeda nyata secara statistik dengan selang kepercayaan 95 %. Tegakan kayu bawang di Desa Sawang Lebar umur 3 tahun sudah mencapai volume 0,00506 m3/phn, umur 8 tahun 0,3 m3/phn, umur 10 tahun 0,604 m3/phn lebih besar dibandingkan volume di Desa Penyangkak umur 3 tahun 0,0023 m3/phn, umur 8 tahun 0,212 m3/phn, umur 10 tahun 0,82 m3/phn.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Forestry
Depositing User: 021 Nanik Rahmawati
Date Deposited: 22 Jan 2015 10:30
Last Modified: 22 Jan 2015 10:30
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/10356

Actions (login required)

View Item View Item