ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA USAHA INDUSTRI KERUPUK (STUDI KASUS PADA TIGA UNIT USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI DESA BUKIT PENINJAUAN II KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN SELUMA)

Wulandari, Fitriani Sih and Nusril, Nusril and Andi , Irawan (2015) ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA USAHA INDUSTRI KERUPUK (STUDI KASUS PADA TIGA UNIT USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA DI DESA BUKIT PENINJAUAN II KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN SELUMA). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
I,II,III,III-14-fit-FP.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (11MB)
[img] Text (Thesis)
IV,V,VI,LAMP,III-14-fit-FP.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (17MB)

Abstract

Pengembangan industri di Indonesia sangat pesat, hal ini didukung oleh adannya sumberdaya alam pertanian, baik nabati maupun hewani yang mampu menghasilkan berbagai produk olahan yang dapat dibuat dan dikembangkan dari sumber daya alam lokal atau daerah.Salah satu usaha yang banyak diminati oleh masyarakat di Kecamatan Sukaraja adalah industri pengolahan kerupuk sagu, khususnya di Desa Bukit Peninjauan II. Kerupuk sagu merupakan makanan ringan yang menggunakan bahan baku tepung sagu dan tepung terigu sertabahan tambahanseperti garam, terasi dan penyedap rasa yang memiliki rasa yang gurih serta cocok untuk pelengkap makan. Penelitian ini bertujuan Menghitung dan membandingkan Pendapatan dari masingmasing unit usaha industri kerupuk di Desa Bukit Peninjauan II Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma. Menghitung dan membandingkan kinerja fisik, kinerja finansial, efisiensi usaha dari masing-masing industri kerupuk di Desa Bukit Peninjauan II Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma. Dan menganalisis mengapa terjadi perbedaan efisiensi antara satu industri dengan yang lainnya, atau sebaliknya mengapa tidak ada perbedaan efisensi antara industri kerupuk di Desa Bukit Peninjauan II Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma. Berdasarkan hasil perhitungan Pendapatan yang diperoleh industri rumah tangga kerupuk yaitu untuk industri kerupuk merk Raos Eco pendapatannya sebesar Rp. 834.227,65 per bulan dan sebesar Rp. 856,50 per unit, Dua Udang sebesar Rp.1.129.996,67 per bulan dan sebesar Rp. 622,58 per unit dan Tiga Telur sebesar Rp.1.061.240,14 per bulan dan sebesar Rp. 1.221,21 per unit. Dengan demikian dari ketiga unit industri rumah tangga ini dapat dibandingan bahwa laba usaha diantara ketiga unit usaha yang paling besar adalah usaha kerupuk merk dua Udang di karenakan produksinya lebih banyak dibanding industri kerupuk Raos Eco dan Tiga Telur. Produktivitas bungkus per produksi per orang industri rumah tangga kerupuk adalah merk Raos Eco sebesar 3,65 bungkus per produksi per orang, Dua Udang sebesar 3,49 bungkus per produksi per bulan dan Tiga Telur sebesar 3,79 bungkus per produksi per orang. Sehingga dilihat dari kinerja fisik ketiga industri rumah tangga kurang produktiv per produksi per orang jika hanya dijadikan usaha satu-satunya. Sedangkan kinerja finansialnya untuk merk Raos Eco margin laba kotor sebesar Rp. 1.198,55 per unit, Dua Udang sebesar Rp. 791.55 per unit dan Tiga Telur sebesar Rp. 1.445,66 karena nilai dari harga pokok penjualan lebih rendah di bandingkan dengan sales. Untuk rasio margin laba bersih dari masing-masing industri rumah tangga adalah sebesar 0,05 per unit atau 5%, Raos Eco, sebesar 0,04 per unit atau 4% untuk Dua Udang dan sebesar 0,08 per unit atau 8% Tiga Telur. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa ketiga usaha ini kurang baik jika dilihat melalui aspek finansial laba bersih karena nilai yang diperoleh hanya kecil sehingga usaha industri rumah tangga kerupuk masih perlu ditingkatkan lagi agar tidak menjadi kecil nilainya. Dari ketiga industri rumah tangga kerupuk memiliki nilai efisiensi yaitu sebesar 0,06 per unit untuk merk Raos Eco, 0,04 per unit untuk Dua Udang dan sebesar 0,08 per unit untuk Tiga Telur. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa ketiga industri rumah tangga ini efisien. Usaha industri rumah tangga kerupuk di Desa Bukit Peninjauan II memiliki perbedaan efisiensi dikarenakan jumlah hasil yang diproduksi tidak sama setiap unit industri rumah tangga kerupuk.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agribusiness
Depositing User: 033 Darti Daryanti
Date Deposited: 02 Feb 2015 13:53
Last Modified: 02 Feb 2015 13:53
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/10438

Actions (login required)

View Item View Item