ANALISIS PENDAPATAN, EFISIENSI DAN NILAI TAMBAH USAHA PENGOLAHAN KERUPUK KULIT “JANGEK” (STUDI KASUS INDUTRI RUMAH TANGGA BAPAK JA’UNG DI JALAN PERUMAHAN KORPRI RAYA KELURAHAN BENTIRING KECAMATAN BANGKAHULU)

Arisandi , Novita and M. , Nurung and Sri , Sugiarti (2015) ANALISIS PENDAPATAN, EFISIENSI DAN NILAI TAMBAH USAHA PENGOLAHAN KERUPUK KULIT “JANGEK” (STUDI KASUS INDUTRI RUMAH TANGGA BAPAK JA’UNG DI JALAN PERUMAHAN KORPRI RAYA KELURAHAN BENTIRING KECAMATAN BANGKAHULU). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
I,II,III,III-14-nov-FP.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (16MB)
[img] Text (Thesis)
IV,V,VI,LAMP,III-14-nov-FP.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (10MB)

Abstract

Pada saat krisis moneter yang menerpa perekonomian Indonesia pada tahun 1997, hampir 80 persen usaha besar mengalami kebangkrutan dan melakukan PHK massal terhadap karyawannya. Kemiskinan dan pengangguran meningkat karena usaha besar banyak yang mengalami kebangkrutan sehingga harus mengurangi karyawan bahkan harus menutup perusahaannya. Namun, UKM (Usaha Kecil dan Menengah) mampu bertahan pada masa krisis ini. UKM merupakan usaha yang memiliki kemandirian dan tidak terlalu bergantung dengan pemerintah. UKM juga berperan besar dalam mengurangi angka pengangguran, bahkan fenomena PHK menjadikan para pekerja beralih melirik sektor UKM ini. Produk-produk UKM bahkan memiliki kemampuan menembus pasar internasional sehingga memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi dan pendapatan nasional. Salah satu industri yang terdapat di Kota Bengkulu adalah kerupuk rambak atau kerupuk jangek. Dimana di Kota Bengkulu lebih sering dikenal dengan nama Kerupuk Jangek. Kerupuk jangek merupakan salah satu jenis makanan yang terbuat dari bahan baku kulit kerbau atau dari kulit sapi. Usaha pengolahan kerupuk jangek merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan nilai tambah bagi komoditi kerbau dan sapi. Pengolahan kerupuk jangek dikota Bengkulu ini yang diketahui ada 4 industri kerupuk jangek yang mana masing-masing dikelola oleh Bapak Ja’ung, Bapak Adi, Bapak Kristianto dan Bapak Amris. Analisis pendapatan usaha pengolahan kerupuk jangek dipengaruhi oleh penerimaan, biaya tetap dan biaya variabel. Efisiensi usaha kerupuk jangek diketahui dengan membandingkan antara penerimaan yang diperoleh dengan total biaya yang dikeluarkan dalam suatu usaha. Bila perbandingan (R/C Ratio) yang diperoleh > 1 maka usaha kerupuk jangek efisien, sebaliknya jika hasil perbandingan < 1 maka usaha kerupuk jangek tidak efisien dan mengalami kerugian dikarenakan biaya yang dikeluarkan dalam usaha lebih besar dari penerimaan yang diterima oleh pengusaha. Analisis nilai tambah yang digunakan untuk mengetahui besarnya nilai tambah yang diperoleh dari kegiatan pengolahan dan distribusinya terhadap balas jasa dan modal tenaga kerja serta manajemen dari hasil olahan kulit kerbau tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1). Untuk mengetahui besarnya pendapatan yang diterima oleh pengrajin kerupuk jangek. 2). Untuk mengetahui tingkat efisiensi usaha pengolahan kerupuk jangek di Kota Bengkulu. 3). Untuk mengetahui besarnya nilai tambah yang dihasilkan dalam pengolahan kerupuk jangek di Kota Bengkulu. Lokasi penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa di daerah-daerah tersebut merupakan sentra produksi kerupuk jangek di Kota Bengkulu dan kerupuk jangek merupakan produk yang akan dikembangkan di Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan maka digunakan rumus pendapatan, untuk mengetahui rumus efisiensi usaha dengan menggunakan rumus R/C Ratio sedangkan untuk mengetahui nilai tambah dengan menggunakan rumus nilai tambah dengan metode Hayami. Hasil penelitian yang diperoleh untuk pendapatan kerupuk jangek adalah sebesar Rp. 1.663.921,30 per proses produksi dengan R/C ratio sebesar 1,71 dimana diketahui bahwa usaha agroindustri kerupuk jangek ini sudah efisien dikarenakan nilai R/C ratio pada usaha kerupuk jangek > 1. Sedangkan nilai tambah yang diperoleh adalah sebesar Rp. 20.582,96 kg/proses produksi atau 51,46%.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agribusiness
Depositing User: 033 Darti Daryanti
Date Deposited: 03 Feb 2015 10:33
Last Modified: 03 Feb 2015 10:33
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/10446

Actions (login required)

View Item View Item