ANALISA ESTIMASI DESAIN HEAT EXCHANGER DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK (Studi Kasus PLTA Musi Curup Dengan Program TASC 3.41)

Abdi, Haryanto and Angki , Puspawan and Yovan, Witanto (2015) ANALISA ESTIMASI DESAIN HEAT EXCHANGER DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK (Studi Kasus PLTA Musi Curup Dengan Program TASC 3.41). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
IV,V,LAMP,III-14-har-FT.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (8MB)
[img] Archive (Thesis)
I,II,III,III-14-har-FT.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (8MB)

Abstract

Dalam dunia industri penukar panas atau heat exchanger sangat dibutuhkan sebagai pendingin. Ini dikarenakan alat atau mesin yang melakukan kerja yang sangat banyak dapat mengakibatkan panas yang lama-lama akan menimbulkan over heat pada mesin jika tidak diberikan mesin pendingin atau penukar panas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung efektivitas penukas panas dan memanfaatkan perangkat lunak sebagai alat bantu maintenance/perawatan pada penukar panas. Metode penelitian ini dibuat dengan cara mengambil data pada penukar panas PLTA Ujan Mas Kepahiang, yaitu dengan mencari nialai temperatur fluida dingin dan fluida panas baik keluaran maupun masukkan. Selain itu juga data yang dibutuhkan yaitu debit dan tekanan pada penukar panas. data yang didapat diolah untuk mendapatkan nilai efektivitas penukar panas. Data itu juga nanti akan diolah atau disimulasikan dengan menggunaka perangka lunak yang hasil akhir nanti akan digunakan sebagai acuan untuk pengerjaan perawatan pada penukar panas. Dari hasil perhitungan didapat nilai efektivitas penukar panas pada kondisi ideal yaitu 55.15%. Sedangkan pada kondisi aktual didapat untuk unit 1 sebesar 32.74%, untuk unit 2 sebesar 24.58% dan unit 3 sebesar 32.70%. Sedangkan dari hasil perangkat lunak jika Log LE = 34.7 diambil asumsi sebagai batas optimal operasional penukar panas dan bila 10% lebih rendah daripadanya (3.123) diambil sebagai batas untuk pengambilan keputusan perbaikan oleh sistem perawatan. maka harga LE yang lebih rendah dari Log LE = 3.123 disarankan untuk dilakukan tindakanperawatan untuk penukar panas. Kata

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering
Depositing User: 021 Nanik Rachmawati
Date Deposited: 05 Feb 2015 10:28
Last Modified: 05 Feb 2015 10:28
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/10471

Actions (login required)

View Item View Item