ANALISIS PENYUSUTAN DAN ABSORPSI BATA MERAH PEJAL KONVENSIONAL DI KECAMATAN SELEBAR DAN MUARA BANGKAHULU KOTA BENGKULU

Sari, Hesti Aulia and Elhusna, Elhusna and Fepy , Supriani (2015) ANALISIS PENYUSUTAN DAN ABSORPSI BATA MERAH PEJAL KONVENSIONAL DI KECAMATAN SELEBAR DAN MUARA BANGKAHULU KOTA BENGKULU. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
I,II,III,III-14-hes-FT.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (8MB)
[img] Text (Thesis)
IV,V,LAMP,III-14-hes-FT.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (14MB)

Abstract

Penelitian tentang analisis penyusutan dan absorpsi bata merah pejal konvensional di Kecamatan Selebar dan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu ini dilatarbelakangi oleh banyaknya penggunaan bata untuk keperluan pekerjaan pembangunan rumah dan gedung, seperti pekerjaan dinding dan pondasi. Bata mempunyai karakteristik fisis dan mekanis yang dapat mempengaruhi kinerjanya sebagai salah satu material penting dari suatu bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisis dan mekanis bata merah pejal konvensional. Survei dan eksperimen merupakan dua metode yang digunakan dalam penelitian ini. Metode survei digunakan untuk penentuan lokasi penelitian, dan metode eksperimen untuk pengujian sampel bata di laboratorium. Bata merah pejal konvensional yang diteliti diambil dari tiga pabrik untuk masing-masing kecamatan. Karakteristik fisis bata yang diteliti adalah warna, tekstur, ukuran atau dimensi, penyusutan, dan berat jenis. Karakteristik mekanis bata yang diteliti adalah absorpsi. Hasil penelitian dari masing-masing pabrik di dua kecamatan menunjukan adanya variasi sifat fisis dan mekanis bata. Kecamatan Selebar rata-rata mempunyai warna oranye kecoklatan, tekstur yang halus tetapi kurang siku, ukuran bata 179 x 87,3 x 43,97 mm, penyusutan sebesar 43,59 %, berat jenis bata ssebesar 1,404, dan absorpsi sebesar 25,34 %. Kecamatan Muara Bangkahulu rata-rata mempunyai warna oranye kecoklatan, tekstur yang halus tetapi kurang siku, ukuran bata 183,37 x 87,83 x 42,3 mm, penyusutan sebesar 45,96 %, berat jenis bata sebesar 1,301, dan absorpsi sebesar 26,189 %. Berdasarkan hasil penelitian ini, nilai penyusutan bata, ukuran atau dimensi bata, berat jenis bata dan absorpsi bata pada masing-masing pabrik di dua kecamatan tersebut tidak ada yang memenuhi standar SNI-15-2094-1991 dan ASTM C 67-03.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering
Depositing User: 021 Nanik Rahmawati
Date Deposited: 10 Feb 2015 10:32
Last Modified: 10 Feb 2015 10:32
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/10488

Actions (login required)

View Item View Item