ANALISIS PENYUSUTAN DAN KUAT TEKAN BATA MERAH PEJAL KONVENSIONAL DI KECAMATAN SELEBAR DAN MUARA BANGKAHULU KOTA BENGKULU

Yelizar, Rendesti Nofy and Ade , Sri Wahyuni and Elhusna, Elhusna (2015) ANALISIS PENYUSUTAN DAN KUAT TEKAN BATA MERAH PEJAL KONVENSIONAL DI KECAMATAN SELEBAR DAN MUARA BANGKAHULU KOTA BENGKULU. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
I,II,III,III-14-ren-FT.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (46MB)
[img] Text (Thesis)
IV,V,LAMP,III-14-ren-FT.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (51MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tanah dan karakteristik bata merah pejal dari enam pabrik pada Kecamatan Selebar dan Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu. Karakteristik tanah yang diuji meliputi atterberg limit, berat jenis, dan susunan butir. Karakteristik bata merah pejal yang diteliti adalah sifat fisis dan mekanisnya. Sifat fisis yang diteliti meliputi warna, tekstur, ukuran, dan penyusutan, sedangkan sifat mekanis yang diteliti yaitu kuat tekan. Produksi bata dari keenam pabrik tersebut menggunakan cara konvensional. Sampel bata merah dari tiap pabrik berjumlah 40 sampel bata, 10 sampel bata yang diamati dari proses awal dan 30 sampel bata diambil berdasarkan lokasi pembakaran. Bata yang diuji kuat tekan dicapping dengan mortar terlebih dahulu untuk meratakan beban yang diterima oleh benda uji. Mortar yang digunakan memiliki perbandingan 1:3 dengan kuat tekan 8,27 MPa. Hasil penelitian dari masingmasing pabrik di dua kecamatan menunjukan adanya variasi sifat fisis dan mekanis bata. Kecamatan Selebar mempunyai warna orange kecoklatan, tekstur yang halus tetapi kurang siku, ukuran bata 179x87,3x43,97 mm, penyusutan sebesar 43,49%, dan kuat tekan sebesar 5,04 MPa. Kecamatan Muara Bangkahulu mempunyai warna orange kecoklatan, tekstur yang halus tetapi kurang siku, ukuran bata 183,37x87,83x42,3 mm, penyusutan sebesar 45,96%, dan kuat tekan sebesar 2,22 MPa. Berdasarkan hasil penelitian, nilai penyusutan bata, ukuran atau dimensi bata, pada masing-masing pabrik di Kecamatan Selebar tidak ada yang memenuhi standar yang berlaku, kecuali kuat tekan yang termasuk kelas 50 dan tingkat III, sedangkan di Kecamatan Muara Bangkahulu untuk pengujian fisis dan mekanis tidak ada yang memenuhi standar yang berlaku.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering
Depositing User: 021 Nanik Rahmawati
Date Deposited: 11 Feb 2015 10:42
Last Modified: 11 Feb 2015 10:42
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/10506

Actions (login required)

View Item View Item