MANAJEMEN KURIKULUM 2013 OLEH KEPALA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF DI SEKOLAH DASAR NEGERI 09 ARGA MAKMUR KABUPATEN BENGKULU UTARA)

Adi Kusuma , Jarnawi and Aliman , Siana and Azwandi, Azwandi (2015) MANAJEMEN KURIKULUM 2013 OLEH KEPALA SEKOLAH DI SEKOLAH DASAR (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF DI SEKOLAH DASAR NEGERI 09 ARGA MAKMUR KABUPATEN BENGKULU UTARA). Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
IV,V,LAMP,III-14-jan-FK.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (22MB)
[img] Text (Thesis)
I,II,III,III-14-jan-FK.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (22MB)

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen Kurikulum 2013 oleh kepala sekolah di Sekolah Dasar Negeri 09 Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) perencanaan penerapan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Negeri 09 Arga Makmur, 2) pengorganisasiaan penerapan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Negeri 09 Arga Makmur, 3) pelaksanaan penerapan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Negeri 09 Arga Makmur, 4) pengawasan penerapan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Negeri 09 Arga Makmur, dan 5) menangani hambatan dan kendala penerapan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Negeri 09 Arga Makmur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif dengan pendekatan kualitatif naturalistik. Penelitian ini lebih menitik beratkan pada studi yang mendalam tentang manajemen kepala sekolah dalam penerapan Kurikulum 2013 di SD Negeri 09 Arga Makmur sesuai dengan kenyataan yang ada dilapangan. Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, semua guru, staf/tenaga kependidikan yang ada di sekolah tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui pengamatan (observasi) secara langsung ke sekolah, melakukan wawancara dengan mengajukan pertanyaan kepada responden, dan studi dokumentasi dengan mengumpulkan bahan-bahan dalam bentuk surat, agenda kegiatan dan foto-foto yang akan digunakan untuk kelengkapan informasi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan terhadap pelaksanaan kurikulum 2013 di SD Negeri 09 Arga Makmur menunjukkan bahwa semua tahapan penyelenggaraan kurikulum 2013 perencanaan, pengorganisaan, pelaksanaan, dan pengawasan, serta menangani hambatan atau kendala dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 dilaksanakan dan dikelola dengna baik oleh kepala sekolah, hal ini ditunjukkan oleh bukti-bukti dilapangan dan bukti-bukti berupa dokumen: SK pembentukkan tim pengembang kurikulum, agenda rapat sosialisasi isi kurikulum, dokumen kurikulum, dan instrumen hasil supervisi terhadap pelaksanaan pembelajaran guru dikelas. Hasil penelitian secara umum sebagai berikut: Pertama, manajemen kepala sekolah terkait dengan penyusunan perencanaan kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Negeri 09 Arga Makmur tahun pelajaran 2014/2015 adalah sebagai berikut: 1) Kepala sekolah membentuk tim pengembangan atau penyusunan yang terdiri dari kepala sekolah, guru, pengawas, tata usaha, kepala desa dan komite sekolah untuk merencanakan penyusunan kurikulum 2013; 2) Tim pengembangan atau penyusunan menyusun draft awal kurikulum 2013; 3) Melakukan lokakarya penyusunan kurikulum 2013 melibatkan komite sekolah, nara sumber, dan pihak lain yang terkait termasuk pihak dinas pendidikan; 4) Melakukan revisi dan finalisasi, pemantapan dan penilaian, serta pengesahan. Kedua, berdasarkan analisi terhadap dokumen kurikulum 2013 Sekolah Dasar Negeri 09 Arga Makmur tahun pelajaran 2014/2015, ternyata dokumen kurikulum 2013 berisi: 1) Visi, Misi, dan Tujuan Pendidikan, Satuan Pendidikan; 2) Muatan Kurikulum 2013, dimana dalam muatan kurikulum terdapat muatan kurikulum nasional, muatan kurikulum daerah (termasuk muatan lokal), muatan kurikulum kekhasan sekolah (termasuk ekstrakuler); 3) Pengaturan Beban Belajar; 4) Penilaian dan Kelulusan; dan 5) Kalender Pendidikan. Ketiga, manajemen kepala sekolah dalam pelaksanaan penerapan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Negeri 09 Arga Makmur tahun pelajaran 2014/2015 diantaranya: 1) Memfasilitasi tersedianya berbagai sumber belajar; 2) Memfasilitasi adanya forum pembetukan pusat sumber belajar; 3) Monitoring dan evaluasi keterlaksanaan serta hambatan-hambatan yang dialami pada saat implementasi Pusat Sumber Belajar; 4) Memfasilitasi diskusi RPP untuk memastikan penggunaan strategi dan proses pembelajaran; dan 5) Monitoring dan evaluasi keterlaksanaan pelaksanaan pembelajaran, khususnya dalam penerapan strategi dan proses pembelajaran. Keempat, manajemen kepala sekolah dalam pengawasan penerapan kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Negeri 09 Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara diantaranya: pertama, melakukan supervisi akademik. Supervisi akademik merupakan strategi membantu guru mengembangkan kemampuannya mencapai tujuan pembelajaran. Kedua, monitoring dan evaluasi pelaksanaan penilaian hasil belajar oleh guru berdasarkan kriteria minimal pencapaian Tingkat Kompetensi dengan mengacu pada indikator Kompetensi Dasar tiap mata pelajaran. Kelima, manajemen kepala sekolah dalam menangani hambatan dan kendala penerapan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Negeri 09 Arga Makmur diantaranya: mengundang nara sumber untuk memberikan informasi melalui sosialisasi dan pelatihan kepada guru-guru mengenai tertip administrasi kurikulum 2013, pembinaan secara personil dengan melakukan supervisi untuk mengecek administrasi guru, memberikan kesempatan kepada guru-guru untuk mengikuti kegiatan KKG, melakukan koordinasi dan kerjasama dengan pengawas untuk memperdayakan guru secara merata dan berkesinambungan. Sedangkan kesimpulan penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, dalam penyusunan kurikulum 2013 yang dilakukan oleh kepala sekolah dengan membentuk rapat kerja yang diselenggarakan sebelum tahun pelajaran baru. Aktivitas manajemen kepala sekolah terkait dengan penyusunan kurikulum 2013 Sekolah Dasar Negeri 09 Arga Makmur tahun pelajaran 2014/2015 adalah sebagai berikut: membentuk tim pengembangan atau penyusunan kurikulum 2013 yang terdiri dari kepala sekolah, guru, pengawas, tata usaha, kepala desa dan komite sekolah untuk merencanakan penyusunan kurikulum 2013; membantu tim pengembangan atau penyusunan dalam menyusun draft awal kurikulum 2013; melakukan lokakarya penyusunan kurikulum 2013 melibatkan komite sekolah, nara sumber, dan pihak lain yang terkait termasuk pihak dinas pendidikan; dan melakukan revisi dan finalisasi, pemantapan dan penilaian, serta pengesahan. Kedua, pengorganisasian komponen kurikulum 2013 yang dilakukan oleh kepala Sekolah Dasar Negeri 09 Arga Makmur tahun pelajaran 2014/2015 berupa: pembuatan visi, misi, dan tujuan pendidikan satuan pendidikan; pengelompokan muatan Kurikulum 2013 dimana dalam muatan kurikulum terdapat muatan kurikulum nasional, muatan kurikulum daerah (termasuk muatan lokal), muatan kurikulum kekhasan sekolah (termasuk ekstrakuler); pengaturan beban belajar; menentukan penilaian dan kelulusan; dan melakukan penyusunan kegiatan sekolah yang disesuaikan dengan kalender pendidikan. Ketiga, kepala sekolah harus membantu pelaksanaan proses penerapan kurikulum 2013 supaya kurikulum dapat terlaksana dengan baik. Adapun peran kepala sekolah dalam pelaksanaan kurikulum 2013 diantaranya: memfasilitasi tersedianya dokumen-dokumen kurikulum 2013 dan berbagai sumber belajar; memfasilitasi terbentuknya tim penyusun draft kurikulum 2013; memfasilitasi terlaksananya kegiatan lokakarya penyusunan dan perabikan kurikulum 2013; dan monitoring dan evaluasi keterlaksanaan serta hambatan-hambatan yang dialami pada saat implementasi kurikulum 2013. Keempat, seorang kepala sekolah harus mampu mamantau pelaksanaan kurikulum mulai dari perencanaan, pengorganisasian, samapai mengevaluasinya. Adapun peran kepala sekolah tersebut diantaranya: monitoring dan evaluasi guru dalam penyusunan RPP untuk memastikan penggunaan strategi dan proses pembelajaran; monitoring dan evaluasi keterlaksanaan pelaksanaan pembelajaran, khususnya dalam penerapan strategi dan proses pembelajaran; dan monitoring dan evaluasi prosedur penilaian terutama waktu palaksanaan penilaian, jenis instrumen yang digunakan dan pelaporan hasil penilaian. Kelima, kepala sekolah harus menjadi agen perubahan di sekolah, mampu merubah polafikir pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di sekolah yang dipimpinnya, memberi motivasi sehingga menjadi daya dorong untuk melaksanakan perubahan. Sebagai pimpinan, kepala sekolah juga harus berbeperan sebagai manajer yang berfungsi mengelola perubahan melalui pelaksnakan fungsi-fungsi manajemen sekolah dalam rangka perubahan sekolah. Adapun peran kepala sekolah dalam menangani hambatan dan kendala penerapan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Negeri 09 Arga Makmur diantaranya: mengundang nara sumber untuk memberikan informasi melalui sosialisasi dan pelatihan kepada guru-guru mengenai tertip administrasi kurikulum 2013, pembinaan secara personil dengan melakukan supervisi untuk mengecek administrasi guru, memberikan kesempatan kepada guru-guru untuk mengikuti kegiatan KKG, melakukan koordinasi dan kerjasama dengan pengawas untuk memperdayakan guru secara merata dan berkesinambungan. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan saran yang dapat di kemukakan adalah sebagai berikut: Pertama, kepala sekolah hendaknya selalu melakukan pengembangan dalam pengelolaan sekolah, mulai dari penyusunan Kurikulum 2013, menyusun rencana pengembangan sekolah, melakukan pengawasan dan evaluasi serta berkoordinasi kepada segenap pendidik dan tenaga pendidikan untuk meningkatkan pengelolaan sekolah agar betul-betul menjadi sekolah dasar standar nasional. Kedua, para guru melaksanakan tugas dan kegiatan pembelajaran hendaknya berpedoman kepada perangkat pembelajaran yang telah disusun dan diatur sesuai dengan kelasnya masing-masing dengan menerapkan pendekatan PAKEM. Ketiga, pengawas Sekolah yang berhubungan dengan tingkat sekolah dasar agar lebih meningkatkan kegiatan supervisi akademik dan manajerial, sebab sekolah ini harus lebih diperhatikan untuk mempertahankan status sebagai sekolah dasar standar nasional. Keempat, kepala Dinas Pendidikan Nasional hendaknya bisa memberikan pembinaan dan pengawasan serta menyediakan sumber dana yang cukup untuk meningkatkan pengembangan sekolah dasar standar nasional. Kelima, peneliti selanjutnya agar lebih memperluas kajian tentang penerapan kurikulum 2013, karena diduga masih banyak hal-hal lain yang berkaitan dengan penerapan kurikulum 2013 belum terungkap dalam penelitian ini, sehingga penelitian lanjutan akan melengkapi pemahaman tentang pengelolaan pendidikan.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Postgraduate Program > Magister Administrasi / Manajemen Pendidikan
Depositing User: 033 Darti Daryanti
Date Deposited: 25 Feb 2015 10:32
Last Modified: 25 Feb 2015 10:32
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/10545

Actions (login required)

View Item View Item