STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KABUPATEN MUSI RAWAS PROVINSI SUMATERA SELATAN

Salim, Agus and Heri , Sunaryanto and Antoni , Sitorus (2015) STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KABUPATEN MUSI RAWAS PROVINSI SUMATERA SELATAN. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
I,II,III,III-14-agu-FE.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (17MB)
[img] Text (Thesis)
IV,V,LAMP,III-14-agu-FE.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (15MB)

Abstract

Pariwisata adalah kegiatan yang dilakukan dalam rangka mengunjungi obyek wisata dan memiliki tujuan untuk bersenang-senang. Dari segi kepariwisataan Kabupaten Musi Rawas memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini, sebagai berikut: 1. Untuk mengetahui kekuatan, kelemahan dan ancaman dalam pengembangan sektor pariwisata di kabupaten Musi Rawas. 2. Menentukan strategi yang dapat dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Musi Rawas agar sektor pariwisata dapat berkembang dengan baik dan menjadi penambah pendapatan asli daerah Kabupaten Musi Rawas. Dalam penelitian ini data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan pariwisata di Kabupaten Musi Rawas dengan pendekatan SWOT yang di definisikan oleh Freddy Rangkuti, menganalisa faktor eksternal dan faktor internal. Berdasarkan hasil penelitian kesimpulan strategi pengembangan pariwisata di Kabupaten Musi Rawas adalah faktor-faktor internal yang mendukung pengembangan pariwisata Kabupaten Musi Rawas antara lain akses menuju objek wisata, infrastruktur, kebijakan PERDA, regulasi PERDA, regulasi nasional kepariwisataan, citra/reputasi Kabupaten objek wisata, capital/nol wisata lokal nasional, Sementara yang menghambat adalah kurangnya promosi sehingga wisatawan sering mengalami kesulitan karena tidak mengetahui dimana dan pada siapa harus meminta informasi selain itu adalah pemerintah melupakan pemeliharaan dan pengelolaan objek wisata. Faktor-faktor eksternal yang mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Musi Rawas adalah industri produk wisata, fasilitas objek wisata, potensi masyarakat, tarif/ cost objek wisata, manajemen objek wisata, promosi iklan, trend wisata, kualitas objek wisata, budaya lokal, keamanan objek wisata dan kompetitor objek wisata. Sementara yang menghambat adalah Indonesia dewasa ini menghadapi persaingan antar Negara destinasi dari dua faktor. Kapasitas angkutan udara, dan, peran operator tour berkaitan pengembangan produk dan destinasi wisata, Kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan merupakan salah satu faktor yang menentukan keputusan untuk melakukan suatu perjalanan ke suatu destinasi pariwisata. Pada kenyataannya dalam suatu destinasi wisata, banyak wisatawan tidak mendapatkan rasa aman yang disebabkan oleh sikap dan perilaku tuan rumah atau host (pedagang asongan, pelayanan parkir, penawaran jasa pijat (massage ) yang terlalu agresif, dan yang lainnya. Strategi prioritas berdasarkan SWOT adalah pengembangan wisata alam membangun jaringan dengan wisata lain, bekerjasama dengan agen perjalanan, dan membuat website khusus.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Postgraduate Program > Magister Perencanaan Pembangunan
Depositing User: 021 Nanik Rahmawati
Date Deposited: 24 Mar 2015 09:44
Last Modified: 24 Mar 2015 09:44
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/10663

Actions (login required)

View Item View Item