PENGARUH PENDIDIKAN DAN PENGANGGURAN TERHADAP JUMLAH PENDUDUK MISKIN DI PROVINSI BENGKULU

Hasanah, Aprilita Nur and Mochamad , Ridwan and Benardin, Benardin (2015) PENGARUH PENDIDIKAN DAN PENGANGGURAN TERHADAP JUMLAH PENDUDUK MISKIN DI PROVINSI BENGKULU. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
I,II,III,III-14-apr-FE.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (5MB)
[img] Text (Thesis)
IV,V,LAMP,III-14-apr-FE.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Kemiskinan merupakan konsep multi-dimensi tentang kesejahteraan manusia yang meliputi berbagai ukuran yang tradisional tentang kemakmuran masyarakat, misalnya pendapatan, kesehatan, keamanan. Konsumsi rumah tangga dipandang oleh para ahli ekonomi sebagai sebuah rangkuman ukuran umum tentang sumber daya rumah tangga yang tersedia dan karenanya menjadi dimensi yang lebih disukai untuk memulai kajian tentang kemiskinan, yang cenderung menjadi masalah yang sangat memprihatinkan yang kadang kala menjadi prospek yang sangat sulit dihadapi terutama di negera-negara yang sedang berkembang. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pendidikan dan pengangguran terhadap jumlah penduduk miskin di provinsi Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi sesuai dengan namanya banyak dituntut menggunakan angka, mulai dari pengumpulan data, penafsiran terhadap data tersebut, serta penampilan dari hasilnya. Sedangkan jenis hubungan yang digunakan dalam penelitian ini adalah hubungan kausal yaitu hubungan yang bersifat sebab akibat. Jadi disini ada variabel independen (variabel yang mempengaruhi) dan dependen (dipengaruhi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : pertama, Pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin. Hal ini berarti bahwa semakin baik tingkat pendidikan penduduk maka jumlah penduduk miskin akan berkurang. Kedua, Pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi angka pengangguran maka jumlah penduduk miskin akan meningkat. Saran yang disampaikan dalam penelitian ini adalah: Pertama, Hendaknya pemerintah provinsi terus meningkatkan pendidikan baik dari segi kualitas maupun fasilitas pendukung, karena pendidikan menjadi faktor penting yang turut mempengaruhi resiko kemiskinan. Peningkatan kualitas pendidikan harus tetap menjadi prioritas pembangunan dalam penanggulangan kemiskinan, disertai dengan pelatihan keterampilan dan penyediaan lapangan kerja, agar tenaga kerja yang tersedia bisa diserap oleh pasar.Kedua, pengurangan jumlah pengangguran melalui strategi peningkatan investasi daerah dengan cara membuka lapangan kerja baru sehingga jumlah tenaga kerja yang menganggur dapat terserap di sektor usaha baru tersebut.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Postgraduate Program > Magister Perencanaan Pembangunan
Depositing User: 021 Nanik Rahmawati
Date Deposited: 24 Mar 2015 10:06
Last Modified: 24 Mar 2015 10:06
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/10664

Actions (login required)

View Item View Item