ANALISA PERAWATAN PREVENTIVE, PREDICTIVE DAN BREAK DOWN PADA KOMPONEN SARANA DAN FASILITAS UNTUK OPERASIONAL DISTRIBUSI BBM (STUDI KASUS : PT PERTAMINA (PERSERO) TERMINAL BBM PULAU BAAI BENGKULU)

Kurniawan, Dede and Eng, Hendra and Hendri, Van Hoten (2015) ANALISA PERAWATAN PREVENTIVE, PREDICTIVE DAN BREAK DOWN PADA KOMPONEN SARANA DAN FASILITAS UNTUK OPERASIONAL DISTRIBUSI BBM (STUDI KASUS : PT PERTAMINA (PERSERO) TERMINAL BBM PULAU BAAI BENGKULU). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
IV,V,Lamp, 1-15- ded-FT.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)
[img] Text (Thesis)
I,II,III,-1-15, ded-FT.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan minyak bumi, dimana proses pengambilan minyak bumi tersebut dilakukan dengan beberapa cara seperti pengeboran lepas pantai, perut bumi dan lain-lain. Kemudian didistribusikan ke depot-depot atau terminal bahan bakar minyak yang terdapat di berbagai daerah atau wilayah Indonesia. Pada depot penampungan dan pendistribusian bahan bakar minyak terdapat beberapa peralatan atau komponen pendukung (sarana dan fasilitas operasional) seperti pompa sentrifugal, sistem pemipaan dan generator. Jika pompa sentrifugal dan genset tidak bekerja dengan baik maka dilakukan perawatan. Metode perawatan yang dilakukan seperti perawatan Preventive, Predictive dan breakdown. Metode perawatan ini memiliki keuntungan dan kelemahan. Dengan adanya keuntungan dan kelemahan dari metode ini maka dilakukan analisis perawatan Preventive, Predictive dan breakdown. Perawatan preventive maintenance dapat dilakukan dengan pengecekan komponen setiap hari atau secara berkala. Sementara perawatan breakdown maintenance dilakukan untuk memperbaiki fungsi komponen yang tidak dapat bekerja dengan baik. Pelaksanaan preventive maintenance dapat dilakukan oleh teknisi maintenance dengan cara menyusun rencana kerja yang merujuk kepada SOP yang ada sehingga rencana produksi tidak terganggu dan dapat mempengaruhi target produksi. Mengurangi terjadinya perbaikan (repairs) dan downtime, meningkatkan umur penggunaan dari peralatan, meningkatkan kualitas dari produk, meningkatkan availibilitas dari peralatan , meningkatan kemampuan dari operator, bagian mekanik dan keselamatan, mengurangi waktu untuk merespon terjadinya kerusakan yang parah, dan menjamin peralatan dapat digunakan sesuai dengan fungsinya Sedangkan Predictive maintenance mempunyai beberapa kelebihan antara lain yaitu dapat mengidentifikasi mesin tersebut layak diguanakan atau tidak berdasarkan data yang didapat.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Mechanical Engineering
Depositing User: 022 Gofar Ismail
Date Deposited: 18 May 2015 09:26
Last Modified: 18 May 2015 09:26
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/10904

Actions (login required)

View Item View Item