PENGARUH DIET TINGGI LEMAK TINGGI KALORI DENGAN PEMBERIAN SERAT PSYLLIUM HUSK TERHADAP KADAR KOLESTEROL-LDL POSTPRANDIAL PADA MAHASISWA PREKLINIK DI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BENGKULU

Efrezon., Joniko (2017) PENGARUH DIET TINGGI LEMAK TINGGI KALORI DENGAN PEMBERIAN SERAT PSYLLIUM HUSK TERHADAP KADAR KOLESTEROL-LDL POSTPRANDIAL PADA MAHASISWA PREKLINIK DI FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS BENGKULU. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (thesis)
Skripsi Jon Oke.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only until 3 October 2017.
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Judul: Pengaruh Diet Tinggi Lemak Tinggi Kalori dengan Pemberian Serat Psyllium Husk terhadap Kadar Kolesterol-LDL Postprandial pada Mahasiswa Pre-klinik di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu. Latar Belakang: NCEP ATP III menganjurkan bahwa kadar kolesterol-LDL dapat diturunkan dengan mengonsumsi serat sekitar 20-30 gram /hari secara rutin. Salah satu serat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol-LDL adalah serat psyllium husk. Metode: Studi eksperimental, acak terkontrol, tersamar tunggal. Dengan jumlah sampel 23 orang diambil secara consecutive sampling. Sampel adalah mahasiswa Kedokteran di Universitas Bengkulu di semester II–VI. Subjek yang memenuhi kriteria inklusi dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok 1: diberi diet tinggi lemak tinggi kalori dengan penambahan psyllium husk 10 gram (berjumlah 12 orang)dan kelompok 2: diberi diet tinggi lemak tinggi kalori tanpa penambahan psyllium husk/ kelompok kontrol (berjumlah 11 orang). Semua subjek akan diperiksa kadar kolesterol-LDL darahnya, yang dilakukan sebelum dan 3 jam setelah perlakuan. Hasil pemeriksaan kadar kolesterol-LDL akan dianalisis menggunakan uji t tidak berpasangan dan uji Mann-Whitney. Hasil Penelitian: Kelompok dengan penambahan serat psyllium husk terjadi kenaikan kadar kolesterol-LDL sebesar 3,83 ± 5,92 (4,27%) dan pada kelompok tanpa penambahan serat psyllium husk terjadi kenaikan kadar kolesterol-LDL sebesar 7,09 ± 1,33 (8,95%). Terjadi penghambatan peningkatan kadar kolesterolLDL sebesar 4,68 % pada kelompok dengan pemberian psyllium husk. Penghambatan peningkatan kadar kolesterol-LDL tidak cukup bermakna p= 0,451 (p>0,05). Kesimpulan: Penambahan serat psyllium husk (10 gram)pada makanan tinggi lemak tinggi kalori dapat menghambat peningkatan kadar kolesterol-LDL postprandial namun tidak signifikan. Kata kunci: diet tinggi lemak, diet tinggi kalori, psyllium husk, kolesterol-LDL postprandial.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty Of Medicine > Department Of Medical Science
Depositing User: 160 Daryono Daryono
Date Deposited: 01 Nov 2017 06:32
Last Modified: 01 Nov 2017 06:32
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/12063

Actions (login required)

View Item View Item