EFEKTIVITAS, AKUNTABILITAS DAN PENGAWASAN DANA DESA (DD) DI KABUPATEN KAUR TAHUN 2015

Marzian, Doni and Fitri, Santi and Slamet, Widodo (2017) EFEKTIVITAS, AKUNTABILITAS DAN PENGAWASAN DANA DESA (DD) DI KABUPATEN KAUR TAHUN 2015. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
TESIS DONI MARZIAN.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (13MB)

Abstract

Landasan yang dijadikan acuan dalam pengelolaan Dana Desa adalah UndangUndang Desa Republik Indonesia Nomor 6 tentang Desa, sedangkan teknis pelaksanaannya adalah Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang Bersumber dari APBN. Pengelolaan Dana Desa harus dilaksanakan dengan prinsip efektivitas, adanya pertanggungjawaban yang dibuat oleh pemerintah desa serta diperlukannya pengawasan yang maksimal. Artinya jika sudah menjalankan program Dana Desa dengan pertanggungjawaban yang penuh, sistem pengawasan yang maksimal maka akan timbul efektivitas dalam rangka menjadikan masyarakat desa kearah yang lebih baik terutama meningkatnya kesejahteraan di bidang perekonomian masyarakat desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas, akuntabilitas, dan pengawasan Dana Desa di Kabupaten Kaur (DD) pada tahun 2015. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu nonprobability sampling. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling yaitu teknik pengambilan sumber data yang didasarkan pada pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2015: 368). Adapun informan-informan dalam penelitian ini adalah 1) kepala desa, 2) sekretaris desa, 3) kepala urusan desa, 4) bendahara desa, 5) unsur BPD, 6) unsur masyarakat (tokoh masyarakat), 7) unsur masyarakat umum, 8) unsur kecamatan, 9) Inspektorat Kabupaten, 10) unsur BPKP, 11) BPMDPKB, 12) unsur DPPKAD, dan 13) unsur pendampingan desa. Dalam penelitian kualitatif, yang menjadi instrumen atau alat penelitian adalah peneliti sendiri. Metode atau teknik yang digunakan adalah triangulasi. Dalam teknik triangulasi, observasi partisipatif, wawancara dan dokumentasi untuk sumber data yang sama secara serentak (Sugiyono, 2015: 397). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Dana Desa pada empat desa di Kabupaten Kaur tahun 2015 dari sisi efektivitas kurang efektif. Hal itu disebabkan karena terdapat dua desa yaitu Desa Sukaraja dan Desa Tanjung Agung yang tidak dapat menyelesaikan pembangunan pada tahun 2015 sehingga tujuan program Dana Desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan menjadikan masyarakat desa mandiri belum tercapai. Selain itu penyebab kurang efektinya program Dana Desa disebabkan oleh kualitas dan kuantitas SDM desa belum memadai, SDM auditor yang masih sangat minim di kabupaten serta waktu pelaksanaan kegiatan yang sangat singkat. Sementara itu, jika dilihat dari sisi akuntabilitas menunjukkan bahwa program Dana Desa di keempat desa belum akuntabel. Hal ini ditunjukkan dengan masih kurangnya partisipasi masyarakat terutama dalam perencanaan pembangunan, belum transparannya penggunaan dana kepada publik (masyarakat), pertanggungjawaban keuangan yang belum sesuai dengan ketentuan yang berlaku, penyampaian pertanggungjawaban belum dilaksanakan tepat waktu serta masih dianggarkannya Dana Desa untuk kegiatan selain pembangunan dan pemberdayaan, sedangkan analisa mengenai pengawasan menunjukkan bahwa pengawasan program Dana Desa di keempat desa tersebut sudah sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan namun permasalahan yang ditemukan adalah masih terjadinya tumpang tindih peran antara BPD dan TPK serta masih ditemukannya aparatur desa yang belum memahami tugas-tugas pengawasan yng dimiliki oleh BPD. Saran yang diajukan oleh peneliti berdasarkan hasil penelitian ini adalah perlu dilaksanakannya pendidikan dan pelatihan tentang pengelolaan Dana Desa, perlunya memasukkan persyaratan kompetensi SDM dalam pencalonan aparatur desa, perlunya penegakan kebijakan tentang adanya reward dan punishment agar ada perbedaan mana desa yang berkinerja baik dan berkinerja buruk, sosialisasikan secara rutin (continue) peran, tugas dan fungsi aparatur desa dan BPD untuk menghindari tumpang tindihnya jabatan, sangat perlunya tenaga pendamping desa yang mempunyai kompetensi dibidang teknis Dana Desa, waktu pelaksanaan kegiatan harus direncanakan sejak awal tahun agar semua tahapan bisa dilaksanakan sesuai dengan yang diharapkan, Membeli buku-buku yang berhubungan dengan pengelolaan Dana Desa untuk meningkatkan SDM aparatur desa serta perlunya website desa agar transparansi pengelolaaan Dana Desa oleh pemerintah desa dapat diketahui oleh masyarakat lainnya.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Postgraduate Program > Magister Manajemen
Depositing User: 022 Isran Elnadi
Date Deposited: 11 Oct 2017 03:00
Last Modified: 22 Nov 2017 08:35
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/12385

Actions (login required)

View Item View Item