PENGARUH KOMPETENSI, MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PENDAPATAN DAERAH PROVINSI BENGKULU

Darwin, Eka and Lizar, Alfansi and Sri, Warsono (2017) PENGARUH KOMPETENSI, MOTIVASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PENDAPATAN DAERAH PROVINSI BENGKULU. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
Tesis Eka Darwin OK.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Sumber Daya Manusia dengan karakteristik akan memberi dukungan yang optimal terhadap keberhasilan sebuah organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dengan kondisi Sumber Daya Manusia seperti itu, secara tidak langsung akan dapat berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Pegawai sebagai unsur utama SDM aparatur Negara mempunyai peran yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan. Sosok pegawai yang mampu memainkan peran tersebut adalah pegawai yang mempunyai kompetensi yang di inginkan dari sikap dan prilaku yang penuh dengan kesetiaan dan ketataan kepada Negara, bermoral dan bermental baik, profesional, sadar akan tangung jawabnya sebagai pelayanan publik, serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah (1) Untuk mengetahui pengaruh kompetensi, motivasi kerja dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Bengkulu; (2) Untuk mengetahui pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Bengkulu; (3) Untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Bengkulu; dan (4) Untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Bengkulu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey yang merupakan penelitian terhadap masalah-masalah berupa fakta-fakta saat ini dari suatu fenomena tertentu melalui observasi lapangan. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Responden penelitian ini adalah pegawai Dispenda Provinsi Bengkulu yang berjumlah 143 orang dan diambil dengan teknik sensus. Metode analisis data digunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda.sd Berdasarkan penelitian lapangan, diperoleh hasil : (1) Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Bengkulu. Nilai koefisien regresi variabel kompetensi adalah sebesar 0,376. Hal ini bermakna, jika kompetensi meningkat, maka kinerja pegawai akan meningkat; (2) Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Bengkulu. Nilai koefisien regresi variabel motivasi adalah sebesar 0,518. Hal ini bermakna, jika motivasi kerja pegawai semakin tinggi, maka kinerja pegawai akan meningkat; (3) Kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Bengkulu. Nilai koefisien regresi variabel kepuasan kerja adalah sebesar 1,022. Hal ini bermakna, jika kepuasan kerja pegawai semakin tinggi, maka kinerja pegawai akan meningkat; dan (4) Secara simultan kompetensi, motivasi kerja dan kepuasan kerja pegawai semakin tinggi, maka kinerja pegawai akan meningkat. Nilai koefisien determinasi berganda (Adjusted R2) sebesar 0,560; bermakna bahwa variasi peningkatan kinerja pegawai Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Bengkulu sebesar 56 % dapat dijelaskan oleh kompetensi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja, sedangkan sisanya 44 % dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Berkaitan dengan peranan kompetensi, motivasi dan kepuasan kerja, dalam bekerja dalam meningkatkan kinerja pegawai, implikasi hasil penelitian yang diambil adalah : (1) Meningkatkan kompetensi yang agar terjadi peningkatan kinerja pegawai melalui upaya keterampilan yang dibutuhkan dalam menyelesaikan pekerjaan, hal ini disebabkan indikator ini memperoleh nilai paling rendah dibandingkan dengan indikator lainnya. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan kerja perlu dilakukan dengan cara pemberian kesempatan kepada pegawai untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) khusus, peningkatan pendidikan formal dan sebagainya, sehingga kompetensinya meningkat; (2) Meningkatkan motivasi kerja pegawai untuk mencapai prestasi kerja yang tinggi dengan mendorong pegawai untuk dapat bekerja secara maksimal dengan cara menempatkan pegawai atau memberikan tugas kepada pegawai sesuai dengan keinginannya, memberikan kewenangan penuh pada tugas yang telah diberikan dan memberikan pengembangan kepada pegawai sesuai dengan tanggungjawab dan prestasinya; (3) Kepuasan kerja adalah faktor yang sangat penting artinya bagi pegawai. Dengan kepuasan kerja tersebut, pegawai akan bersemangat melaksanakan aktivitas atau pekerjaan sehari-hari. Tanpa kepuasan kerja, orang cenderung malas dan hanya pasrah pada kondisi yang ada. Upaya meningkatkan kepuasan kerja pegawai terutama berkaitan dengan pelayanan kepada pegawai seperti pemberian informasi mengenai regulasi (aturan) baru, mendukung pegawai untuk meningkatkan kreativitas dalam pekerjaan dan adanya saling keterbukaan antara sesama anggota organisasi; dan (4) Meningkatkan kinerja pegawai terutama berkaitan dengan standar dan prosedur tugas, memotivasi pegawia untuk terus masuk kerja, dan mendorng pegawai untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Saran yang dapat dipertimbangkan oleh Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Bengkulu berkenaan dengan kinerja pegawainya, yakni : (1) Dalam rangka terwujudnya kompetensi pegawai dalam melaksanakan tugas-tugasnya perlu peningkatan kompetensi pegawai khususnya mengenai keterampilan yang dibutuhkan dalam menyelesaikan pekerjaan, hal ini disebabkan indikator ini memperoleh nilai paling rendah dibandingkan dengan indikator lainnya. Oleh karena itu, peningkatan keterampilan kerja perlu dilakukan dengan cara pemberian kesempatan kepada pegawai untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) khusus, peningkatan pendidikan formal dan nonformal, sehingga kompetensinya meningkat; (2) Meningkatkan motivasi kerja pegawai untuk mencapai prestasi kerja yang tinggi dengan mendorong pegawai untuk dapat bekerja secara maksimal dengan cara menempatkan pegawai atau memberikan tugas kepada pegawai sesuai dengan keinginannya, memberikan kewenangan penuh pada tugas yang telah diberikan dan memberikan pengembangan kepada pegawai sesuai dengan tanggungjawab dan prestasinya; (3) Meningkatkan kepuasan kerja pegawai terutama berkaitan dengan pelayanan kepada pegawai seperti pemberian informasi mengenai regulasi (aturan) baru, mendukung pegawai untuk meningkatkan kreativitas dalam pekerjaan dan adanya saling keterbukaan antara sesama anggota organisasi; dan (4) Meningkatkan kinerja pegawai terutama berkaitan dengan standar dan prosedur tugas, memotivasi pegawai untuk terus masuk kerja, dan mendorong pegawai untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Postgraduate Program > Magister Manajemen
Depositing User: 022 Isran Elnadi
Date Deposited: 11 Oct 2017 03:11
Last Modified: 22 Nov 2017 08:20
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/12387

Actions (login required)

View Item View Item