PENGARUH SELF-EFFICACY DAN SELF-ESTEEM TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KOTA DAN PROVINSI BENGKULU

Marlena, Enti and Meiliani, Meiliani and Syamsul, Bachri (2017) PENGARUH SELF-EFFICACY DAN SELF-ESTEEM TERHADAP KINERJA PEGAWAI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KOTA DAN PROVINSI BENGKULU. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
Tesis Enti Marlena.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Seorang pegawai negeri sipil (PNS) sebagai individu harus memiliki self-efficacy dan self-esteem yang tinggi. Hal ini karena PNS sebagai abdi negara dan abdi masyarakat harus dapat melaksanakan tugas dengan baik. Seorang pegawai negeri tentu saja akan sangat malu jika tidak dapat melaksanakan pekerjaan dengan baik, tidak amanah, dan melanggar aturan kedinasan (PP 53 Tahun 2010), termasuk pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bengkulu dan Provinsi Bengkulu. Faktor selfefficacy dan self-esteem yang rendah tersebut, menyebabkan rendahnya tanggung jawab pegawai dalam menjalankan tugasnya, tidak bergairah dalam bekerja. Jika kondisikondisi tersebut terus dipertahankan akan berdampak pada rendahnya kinerja organisasi secara umum, sehingga tujuan organisasi sulit akan tercapai. Berdasarkan pemaparan tersebut penulis tertarik melakukan penelitian mengenai self-efficacy, self-esteem dan kinerja pegawai pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh self-efficacy dan self Esteem terhadap kinerja pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu dan Provinsi Bengkulu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey yaitu penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi yang menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian adalah pegawai BPBD Kota Bengkulu dan BPBD Provinsi Bengkulu yang berjumlah 129 orang. Metode pengambilan sampel digunakan sensus. Metode analisis data digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh persamaan regresi : Y = 0,528X 1 + 0,283X 2. Interpretasi hasil persamaan adalah koefisien variabel Self-efficacy (X 1 ) sebesar 0,528 berarti variabel self-efficacy memberikan pengaruh terhadap peningkatan kinerja sebesar 0,528. Artinya, jika self-efficacy meningkat maka kinerja pegawai BPBD juga akan meningkat. Selanjutnya, nilai koefisien variabel Self-esteem (X 2 ) sebesar 0,283 yang berarti bahwa jika self-esteem meningkat, maka kinerja pegawai BPBD juga akan meningkat. Jika kedua nilai koeifisien regresi tersebut dibandingkan, maka didapati variabel self-efficacy merupakan variabel paling dominan mempengaruhi kinerja pegawai BPBD Kota Bengkulu dan Provinsi Bengkulu. Selanjutnya dari hasil pengujian hipotesis diketahui bahwa: (1) Secara simultan self-efficacy dan self-esteem berpengaruh pada kinerja pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu dan Provinsi Bengkulu. Hal ini bermakna, jika self-efficacy dan self-esteem pegawai semakin tinggi, maka kinerja pegawai akan meningkat. Nilai koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0,111; bermakna bahwa variasi peningkatan kinerja pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu dan Provinsi Bengkulu sebesar 11,1% dapat dijelaskan oleh self-efficacy dan self-esteem, sedangkan sisanya 88,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian; (2) Self-efficacy berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Hal ini bermakna, jika self-efficacy meningkat, maka kinerja pegawai akan meningkat dan (3) Self-esteem berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Hal ini bermakna, jika selfesteem pegawai semakin tinggi, maka kinerja pegawai akan meningkat. Berkaitan dengan peranan self-efficacy dan self-esteem dalam meningkatkan kinerja pegawai, implikasi hasil penelitian yang diambil adalah : (1) Meningkatkan selfefficacy sehingga pegawai memiliki kepercayaan diri untuk mampu menyelesaikan tugas. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keyakinan pegawai adalah memberikan upaya pengembangan bagi individu pegawai seperti meningkatkan pendidikan formal pegawai, memberikan pelatihan dan memberikan supervisi dalam pelaksanaan tugastugas pegawai dan (2) Meningkatkan self-esteem agar keyakinan diri pegawai meningkat. Upaya yang dapat dilakukan adalah memberikan tanggungjawab penuh kepada pegawai, memberikan wewenang penuh sesuai dengan posisinya, dan memberikan kesempatan pegawai untuk memperoleh pengembangan terhadap pekerjaannya, misalnya mempromosikan pegawai ke jenjang jabatan tertentu, memberikan penugasan yang sesuai kompetensinya dan sebagainya. Beberapa saran yang dapat dipertimbangkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bengkulu dan Provinsi Bengkulu berkenaan dengan kinerja pegawainya, yakni : (1) Dalam rangka terwujudnya self-efficacy pegawai dalam melaksanakan tugas-tugasnya perlu peningkatan kepercayaan diri pegawai. Selain itu itu, fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih ada pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bengkulu dan Provinsi Bengkulu yang tidak dapat menyelesaikan tugas secara mandiri, belum memiliki inovasi kerja dalam bekerja karena perbedaan kemampuan dan kreativitas individu pegawai. Oleh karena itu, pemberian kesempatan kepada pegawai untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) khusus yang berkaitan dengan pekerjaan pegawai perlu dilakukan; (2) Meningkatkan self-esteem pegawai untuk mencapai prestasi kerja yang tinggi dengan pemberian hak-hak pegawai dalam hal pemenuhan kebutuhan keamanan dan keselamatan kepada pegawai karena dimensi ini masih memperoleh nilai terendah, hal ini banyak kejadian kehilangan perlengkapan kendaraan yang dialami pegawai seperti helm dan sebagainya. Oleh karena itu, peningkatan keamanan perlu dilakukan seperti penambahan jumlah personil keamanan perlu dilakukan, mewajibkan setiap tamu yang masuk ke lingkungan BPBD Kota Bengkulu dan BPBD Provinsi Bengkulu untuk melapor ke kantor satpam, dan sebagainya; dan (3) Bagi penelitian selanjutnya, dapat menambahkan factor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja pegawai sehingga hasil penelitian lebih luas dan bervariasi dalam menambah khasanah ilmu pengetahuan khususnya bidang manajemen sumber daya manusia.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Postgraduate Program > Magister Manajemen
Depositing User: 022 Isran Elnadi
Date Deposited: 11 Oct 2017 03:21
Last Modified: 22 Nov 2017 08:35
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/12389

Actions (login required)

View Item View Item