ANALISIS TINGKAT EFEKTIVITAS, EFISIENSI DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN BENGKULU TENGAH

Suandra, Mariska Rezki and Darmansyah, Darmansyah and Paulus, Sulluk Kananlua (2017) ANALISIS TINGKAT EFEKTIVITAS, EFISIENSI DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH SEBAGAI SUMBER PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN BENGKULU TENGAH. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
TESIS ANALISIS TINGKAT EFEKTIVITAS, EFISIENSI, DAN KONTRIBUSI PAJAK DEARAH SEBAGI SUMBER PENDAPAT.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Pembangunan daerah merupakan bagian dari pembangunan nasional, maka dalam hal ini sudah tentu memerlukan dana untuk membiayai pembangunan. Mewujudkan kemandirian daerah dalam pembangunan dan mengurus rumah tangganya sendiri, maka pemerintah daerah diberi kesempatan untuk menggali sumber-sumber keuangan yang ada di daerah, pemerintah pusat memberikan wewenang kepada pemerintah daerah (desentralisasi). Berdasarkan UndangUndang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, pajak daerah terdiri dari pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan, pajak pengambilan mineral bukan logam dan batuan, pajak parkir, pajak air tanah, pajak sarang burung walet, pajak bumi dan bangunan perdesan dan perkotaan, dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas, efisiensi dan kontribusi pajak daerah sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD), faktorfaktor yang mempengaruhi penerimaan pajak daerah dan upaya-upaya yang telah dilakukan dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah di Kabupaten Bengkulu Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriftif kualitatif. Teknik penelitian yang digunakan adalah studi komparatif, yaitu suatu teknik penelitian deskriptif yang ingin mencari jawaban secara mendasar tentang sebabakibat dengan menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya atau munculnya suatu fenomena tertentu. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data adalah dokumentasi dan wawancara tidak terstruktur. Metode analisis yaitu dengan analisis data sekunder dan analisis data primer. Data sekunder dalam bentuk dokumen Anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam kurun waktu 6 tahun sejak tahun 2010– 2015 yang diperoleh dari Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah dan data primer berdasarkan hasil wawancara tidak terstruktur dari informan penelitian. Hasil penelitian mengenai analisis tingkat efektivitas pajak daerah di Kabupaten Bengkulu Tengah dapat disimpulkan bahwa hasil perbandingan antara realisasi yang diterima Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah dengan potensi yang ada, ternyata potensi pajak daerah masih di atas realisasi yang diterima oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, nilainya pun dari tahun 20102015 selalu lebih tinggi dibandingkan realisasi yang diterima Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah. Tingkat efektivitas pajak daerah dalam pelaksanaanya selama tahun 2010-2015 secara umum sudah berjalan sangat efektif, dengan nilai efektif sebesar 122,93% dengan kriteria sangat efektif. Dapat disimpulkan bahwa capaian kinerja (realisasi) pajak daerah selama tahun 2010-2015 yang dipungut oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah sudah sangat baik. Dapat dilihat tingkat efektivitas pajak hotel, pajak restoran, pajak penerangan jalan pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak air bawah tanah, pajak BPHTB daerah dan PBBP2 sudah sangat efektif. Efektif dalam penelitian ini tidak hanya melihat besaran biaya yang dikeluarkan, tetapi lebih melihat kepada tujuan yang telah ditetapkan. Sedangkan pajak hiburan, pajak reklame, pajak parkir, dan pajak sarang burung walet belum efektif. Hasil penelitian menunjukkan tingkat efisiensi pemungutan pajak daerah selama tahun 2010-2015 secara umum belum efisien, dengan tingkat efisiensi sebesar 79,29%, dikarenakan secara keseluruhan mengalami peningkatan antara input dan output. Tingkat efisiensi penerimaan pajak daerah oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah masih di atas 60%, hal ini berarti bahwa pemungutan pajak daerah di Kabupaten Bengkulu Tengah selama tahun 20102015 belum memenuhi syarat finansial (pemungutan pajak harus efisien). Tingkat kontribusi pajak daerah terhadap total PAD di Kabupaten Bengkulu Tengah selama tahun 2010-2015 sebesar 35,95 % dengan kriteria cukup baik. Kontribusi pajak daerah yang dipungut oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah selama tahun 2010-2015 masih di bawah 40,10% terhadap total PAD, sehingga sebagian besar penerimaan daerah masih berasal dari bantuan pusat. Sedangkan tingkat kontribusi berdasarkan masing-masing jenis pajak daerah terhadap total PAD masih sangat kurang disebabkan karena beberapa hal. seperti pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak parkir, pajak sarang burung walet, pajak air bawah tanah, pajak BPHTB daerah semuanya dalam kategori sangat kurang. Sementara itu, pajak penerangan jalan dan PBB-P2 dalam kategori kurang baik.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Postgraduate Program > Magister Manajemen
Depositing User: 022 Isran Elnadi
Date Deposited: 11 Oct 2017 04:46
Last Modified: 22 Nov 2017 08:04
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/12411

Actions (login required)

View Item View Item