STUDI TENTANG KONFLIK PERAN, KETIDAKJELASAN PERAN, STRES KERJA DAN KUALITAS AUDIT PADA AUDITOR INSPEKTORAT DI PROVINSI BENGKULU

Hartono, Rudi and Meiliani, Meiliani and Syamsul, Bachri (2017) STUDI TENTANG KONFLIK PERAN, KETIDAKJELASAN PERAN, STRES KERJA DAN KUALITAS AUDIT PADA AUDITOR INSPEKTORAT DI PROVINSI BENGKULU. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
Tesis Rudi Hartono.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Dalam melaksanakan pekerjaannya, auditor tidak lepas dari adanya stres dalam pekerjaan. Stres dalam pekerjaan ini dapat disebabkan oleh tekanan peran (role stress). Stres kerja terdiri dari dua bagian, yaitu konflik peran dan ketidakjelasan peran. Konflik peran muncul karena adanya ketidaksesuaian antara harapan individu di dalam organisasi dengan orang lain di dalam dan di luar organisasi. Sedangkan ketidakjelasan peran terjadi saat seseorang memiliki perasaan tidak jelas atas informasi yang dibutuhkan guna menuntaskan kewajiban dari pekerjaanya maupun tidak mendapatkan kejelasan tentang deskripsi tugas dan kewajiban pekerjaannya. Konflik peran dan ketidakjelasan peran dapat menimbulkan stres kerja, sehingga akan berdampak pada kinerja individu dan kinerja organisasi secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh konflik peran dan ketidakjelasan peran terhadap stres kerja auditor pada Inspektorat se-Provinsi Bengkulu dan menganalisis pengaruh stres kerja terhadap kualitas audit pada Inspektorat se-Provinsi Bengkulu. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner kepada auditor Kantor Inspektorat di Provinsi Bengkulu. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensus, dengan jumlah responden sebanyak 118 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa: Pertama, konflik peran berpengaruh positif terhadap stres kerja auditor. Hal ini bermakna bahwa semakin tinggi konflik peran maka stres kerja auditor Kantor Inspektorat di Provinsi Bengkulu akan semakin tinggi. Konflik peran terjadi konflik karena pembagian kerja yang dilakukan oleh ketua tim dalam kegiatan audit dirasakan tidak merata. Selain itu, konflik peran juga terjadi karena sikap auditor yang terkadang berbeda dalam mengikuti aturan dan prosedur audit. Kedua, Ketidakjelasan peran berpengaruh positif terhadap stres kerja auditor. Hal ini bermakna bahwa semakin tinggi ketidakjelasan peran maka stres kerja auditor Kantor Inspektorat di Provinsi Bengkulu akan semakin tinggi. Ketidakjelasan yang dialami oleh auditor terjadi karena auditor merasa tidak diberikan wewenang penuh dalam memeriksa penyimpangan yang dilakukan oleh auditi, tidak ada kesempatan untuk menelusur temuan audit, keterbatasan waktu pemeriksaan yang sangat sempit dan dalam pelaksanaan audit keputusan berada pada atasan yang membawahi pengendalian internal. Ketiga, Stres kerja berpengaruh negatif terhadap kualitas hasil audit. Hal ini bermakna bahwa semakin tinggi stres kerja maka kualitas hasil audit auditor Kantor Inspektorat di Provinsi Bengkulu akan semakin rendah. Stres kerja yang dialami oleh auditor tersebut ditunjukkan oleh auditor merasa terbebani dengan tugas-tugas yang tidak merata dan adanya tekanan yang membuat auditor melaksanakan pekerjaan asal jadi. Berdasarkan uraian diatas, implikasi hasil penelitian yang dapat dilakukan oleh Kantor Inspektorat dalam melakukan pengawasan dan pengendalian keuangan adalah sebagai berikut: Pertama, Pembinaan dan pengembangan terhadap auditor internal secara terus-menerus perlu dilakukan selaras dengan perkembangan paradigma sistem pengelolaan keuangan daerah yang terus mengalami perubahan. Pembinaan dan pengembangan tersebut seperti melakukan Diklat APIP dan sebagainya. Kedua, Independensi menjadi persyaratan utama untuk menghasilkan hasil audit yang berkualitas. Oleh karena itu, untuk meningkatkan independensi auditor APIP, upaya yang dilakukan adalah memberikan jaminan kepada auditor bahwa profesinya tidak mengancam dirinya secara pribadi, karena auditor bekerja sesuai dengan ketentuan dan kewenangan kedinasan yang ada padanya dan melarang auditor untuk menerima atau meminta imbalan atau balas jasa kepada entitas laporan keuangan yang diaudit. Berdasarkan uraian diatas, implikasi hasil penelitian yang dapat dilakukan oleh Kantor Inspektorat dalam melakukan pengawasan dan pengendalian keuangan adalah sebagai berikut: Pertama, Auditor harus diberikan wewenang yang penuh sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Auditor tidak diintervensi dan diintimidasi yang dapat membuat auditor stres dan menurunkan kualitas audit. Apapun keputusan auditor, atasan atau Kantor Inspektorat harus mendukung sepenuhnya, karena keputusan auditor sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan. Kedua, Tugas dan peran harus didistribusikan secara jelas, terutama berkaitan dengan tugas-tugas pemeriksaan di lapangan. Ketua tim harus mengontrol tugas-tugas anggota timnya, sehingga setiap anggota tim bekerja secara maksimal sesuai tugas dan perannya tersebut. Ketiga, Auditor inspektorat harus bersikap objektif, independen dan selalu menjaga kode etik profesi auditor. Data dan informasi yang disampaikan dalam lampiran hasil pemeriksaan merupakan kondisi yang ditemui dan dapat dipertanggungjawabkan. Keempat, Penelitian ini hanya mengenalisis pengaruh tidak lansung konflik peran dan ketidakjelasan peran terhadap kualitas audit, sehingga pada penelitian selanjutnya disarankan untuk menganalisi pengaruh langsung konflik peran dan ketidakjelasan peran terhadap kualitas audit. Kelima, Pada penelitian selanjutnya, selain menggunakan kuesioner pengumpulan data dapat dilakukan melalui interview secara langsung kepada responden penelitian.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Postgraduate Program > Magister Manajemen
Depositing User: 022 Isran Elnadi
Date Deposited: 11 Oct 2017 08:17
Last Modified: 22 Nov 2017 08:24
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/12434

Actions (login required)

View Item View Item