PENDUGAAN CADANGAN KARBON (C) PADA TUMBUHAN BAWAH DI HUTAN KAMPUS UNIVERSITAS BENGKULU

Yolanda, Febiyola (2017) PENDUGAAN CADANGAN KARBON (C) PADA TUMBUHAN BAWAH DI HUTAN KAMPUS UNIVERSITAS BENGKULU. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Skripsi)
skripsi.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only until 16 October 2017.
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (6MB)

Abstract

PENDUGAAN CADANGAN KARBON (C) PADA TUMBUHAN BAWAH DI HUTAN KAMPUS UNIVERSITAS BENGKULU (Febiyola Yolanda, di bawah bimbingan Saprinurdin, S.Hut, M. ForEcosys dan M. Fajrin Hidayat, S.Hut., M.Si 2017). Karbon adalah unsur makro bagi tumbuhan. Karbon menyusun 45-50% dari biomassa tumbuhan sehingga karbon dapat diduga dari setengah jumlah biomassa. Kemampuan hutan dalam menyerap dan menyimpan karbon tidak sama, baik di hutan alam, hutan tanaman, hutan payau, hutan rawa, maupun hutan rakyat tergantung pada jenis pohon, tipe tanah dan topografi. Dengan demikian dalam satu kawasan hutan yang memiliki struktur yang berbeda akan mempunyai variasi kemapuan penyimpanan karbon. Keberadaan tumbuhan bawah di lantai hutan dapat berfungsi sebagai penahan pukulan air hujan dan aliran permukaan sehingga meminimalkan bahaya erosi. Selain itu, tumbuhan bawah juga sering dijadikan sebagai indikator kesuburan tanah dan penghasil serasah dalam meningkatkan kesuburan tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui komposisi jenis dan menduga cadangan karbon yang tersimpan pada tumbuhan bawahan di Hutan Kampus Universitas Bengkulu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2016 – Maret 2017. Pengambilan data tumbuhan bawah diamati dengan ukuran plot 1 m x 1 m dengan metode sistematic sampling dengan jarak antar plot 8,5 m. Pengambilan tumbuhan bawah dilakukan dengan memanen tumbuhan bawah yang ada dalam plot 1 m x 1 m (metode distruktif). Hasil penelitian menunjukkan total karbon pada tumbuhan bawah di Hutan Kampus Universitas Bengkulu didapat data pada Lokasi Laboratorium kehutanan biomassa dan karbon sebesar 0,41 ton/ha biomassa dan 0,19 ton/ha karbon. Lokasi Arboretum biomassa dan karbon yang didapat sebesar 1,34 ton/ha biomassa dan 0,61 ton/ha. Lokasi Laboratorium kehutanan biomassa dan karbon sebesar 0,29 ton/ha biomassa dan 0,13 karbon. Pada tingkat pohon di Hutan Kampus Universitas Bengkulu untuk lokasi Arboretum memiliki simpanan biomassa dan karbon sebesar 59,49 ton/ha biomassa dan 27,37 ton/ha karbon. Simpanan biomassa dan karbon di lokasi Laboratorium kehutanan sebesar 48,27 ton/ha biomassa 21,20 ton/ha karbon. Simpanan biomassa dan karbon di lokasi Laboratorium kehutanan sebesar 56,61 ton/ha biomassa dan 26,04 ton/ha karbon. Simpanan biomassa dan karbon di Fakultas pertanian sebesar 50,96 ton/ha biomassa dan 23,44 ton/ha karbon. Pada penelitian pendugaan karbon. Lokasi Fakultas pertanian biomassa dan karbon sebesar 0,31 biomassa dan 0,14 karbon. Perbedaan hasil dari kedua data disebabkan oleh perbedaan jenis pada tingkat pohon yang dilakukan Aris (2016) diameter pohon lebih besar dibandingkan dengan tumbuhan bawah, jumlah jenis juga berpengaruh terhadap besarnya biomassa dan karbon pada tingkat pohon. Pohon atau tumbuhan yang berkayu relatif memiliki cadangan karbon terbesar dibandingkan dengan cadangan karbon pada tumbuhan bawah. Komposisi jenis tumbuhan bawah yang terdapat di lokasi penelitian sebanyak 21 jenis. Tumbuhan bawah yang terdapat pada keempat lokasi penelitian yaitu jenis Paspalum conjugatum dan Eleutheranthera. Indeks keragaman jenis sedang terdapat pada lokasi F akult as P ert anian den gan nil ai 1,03 ( 1<H’≤3).

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Forestry
Depositing User: 022 Isran Elnadi
Date Deposited: 16 Oct 2017 04:21
Last Modified: 16 Oct 2017 04:21
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/12678

Actions (login required)

View Item View Item