STUDI PERTUMBUHAN Syzygium polyanthum DAN Swietenia macrophylla King DI LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA PT. INTI BARA PERDANA KABUPATEN BENGKULU TENGAH

Sirumapea, Harkes (2017) STUDI PERTUMBUHAN Syzygium polyanthum DAN Swietenia macrophylla King DI LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA PT. INTI BARA PERDANA KABUPATEN BENGKULU TENGAH. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Skripsi)
SKRIPSI Studi Pertumbuhan Salam Dan Mahoni Daun Lebar.pdf - Additional Metadata
Restricted to Repository staff only until 16 October 2017.
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (4MB)

Abstract

STUDI PERTUMBUHAN Syzygium polyanthum DAN Swietenia macrophylla King DI LAHAN BEKAS TAMBANG BATUBARA PT. INTI BARA PERDANA KABUPATEN BENGKULU TENGAH (Harkes Sirumapea, di bawah bimbingan Wiryono dan Edi Suharto. 2017. 59 halaman) Penambangan batubara akan menimbulkan permasalahan lingkungan secara fisik, kimia dan biologi yang berlangsung sementara dan berkelanjutan seperti hilangnya penutupan lahan, erosi dan pencemaran air. Lahan bekas tambang batubara umumnya memiliki kondisi lingkungan yang ekstrim seperti suhu, intensitas cahaya yang tinggi serta miskin unsur hara. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah merehabilitasi dan merevegetasi lahan bekas tambang batubara. Pemilihan jenis tanaman merupakan langkah penting yang harus dilakukan untuk merevegetasi lahan bekas tambang batubara. Salam (Syzyium polyanthum) dan mahoni daun lebar (Swietenia macrophylla King) merupakan jenis tanaman yang dapat tumbuh pada kondisi lingkungan yang ekstrim dan memiliki tingkat adaptasi yang cepat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Penarikan Contoh pada dua populasi berbeda. Salam dan mahoni ditanam pada tanah timbunan bekas galian batubara, lahan miring, terbuka dan tanpa jarak tanam. Kompos diberikan pada setiap lubang tanam sebanyak 500 gram untuk memperbaiki sifat fisik tanah dalam menahan air. Pemupukan dilakukan dengan memberikan pupuk anorganik (NPK) setiap satu bulan sekali dengan perbandingan 16:16:16 sebanyak 8 gram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan, perbandingan pertumbuhan dan kondisi kesehatan tanaman salam dan mahoni pada lahan bekas tambang batubara. Hasil penelitian menunjukkan persen hidup tanaman paling besar diberikan oleh S. macrophylla K. yaitu sama dengan 96,7%, sedangkan S. polyanthum sama dengan 90,0%. Pertambahan diameter batang paling besar diberikan oleh S. macrophylla K. yaitu sama dengan 6,06 mm, sedangkan S. polyanthum sama dengan 4,38 mm. Pertambahan tinggi tanaman paling besar diberikan oleh S. polyanthum yaitu sama dengan 19,41 cm, sedangkan S. macrophylla K. sama dengan 18,07 cm. Pertambahan jumlah helai daun paling besar diberikan oleh S. polyanthum sama dengan 48,81 helai, sedangkan S. macrophylla K. sama dengan 22,28 helai. Pada bagian daun tanaman S. polyanthum dijumpai adanya gejala kekurangan unsur hara N dan P sedangkan pada S. macrophylla K. Dijumpai gejala N dan P disertai dengan gejala cekaman suhu udara dan intensitas cahaya matahari. Pada ke-dua jenis tanaman dijumpai cekaman abiotik berupa kerusakan daun yang disebabkan oleh belalang. Perbedaan fisiologis yang tampak pada tanaman merupakan interaksi antara faktor genetik masing-masing tanaman terhadap faktor lingkungan seperti suhu udara, intensitas cahaya matahari, curah hujan dan unsur hara dalam tanah.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Forestry
Depositing User: 022 Isran Elnadi
Date Deposited: 16 Oct 2017 04:31
Last Modified: 16 Oct 2017 04:31
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/12681

Actions (login required)

View Item View Item