EFEKTIVITAS EKSTRAK KASAR KIRINYUH (Chromolaena odorata L.) DAN SEMBUNG RAMBAT (Mikania micrantha H.B.K.) TERHADAP Crocidolomia pavonana F. PADA TANAMAN KUBIS

Candra, Trio and Tri, Sunardi and Uswatun, Nurjanah (2017) EFEKTIVITAS EKSTRAK KASAR KIRINYUH (Chromolaena odorata L.) DAN SEMBUNG RAMBAT (Mikania micrantha H.B.K.) TERHADAP Crocidolomia pavonana F. PADA TANAMAN KUBIS. Undergraduated thesis, UNIVERSITAS BENGKULU.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI TRIO CANDRA.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Ulat C. pavonana F. merupakan hama utama tanaman kubis. Serangan hama C. pavonana bersama-sama dengan ulat Plutella xylostella mampu menurunkan hasil 85-100%. Salah satu alternatif pengendalian hama tanaman kubis ialah menggunakan bioinsektisida. Kirinyuh (C. odorata) dan sembung rambat (M. micrantha) merupakan tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai bioinsektisida. Tumbuhan tersebut mengandung senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, tanin, seskuiterpenoid, saponin, steroid dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi bioinsektisida ekstrak kasar kirinyuh dan sembung rambat yang efektif untuk mengendalikan ulat C. pavonana F. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Desember 2015 sampai Februari 2016 di Rumah Kasa dan Laboratorium Proteksi Tanaman Universitas Bengkulu, Kelurahan Kandang Limun Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 10 perlakuan yang diulang 3 kali. Perlakuan secara keseluruhan adalah : K1= 5% (Ekstrak kirinyuh), K2 = 10% (Ekstrak kirinyuh), K3 = 15% (Ekstrak kirinyuh), S1 = 5% (Ekstrak Sembung Rambat), S2 = 10% (Ekstrak Sembung Rambat), S4 = 15% (Ekstrak Sembung Rambat), C1 = 5% (2,5 ml Ekstrak kirinyuh + 2,5 ml Ekstrak Sembung Rambat), C2 = 10% (5 ml Ekstrak kirinyuh + 5 ml Ekstrak Sembung Rambat), C3 = 15% (7,5 ml Ekstrak kirinyuh + 7,5 ml Ekstrak Sembung Rambat) dan K0 = Kontrol. Aplikasi ekstrak kasar kirinyuh secara tunggal pada berberapa konsentrasi perlakuan menunjukkan hasil tidak berbeda terhadap mortalitas larva, persentase pupa dan imago yang terbentuk. Ekstrak kirinyuh pada konsentrasi 5% dan 10% menunjukkan hasil yang sama terhadap intensitas kerusakan tanaman kubis dengan tingkat kerusakan 33,3 dan 66,6 %. Aplikasi ekstrak kasar sembung rambat secara tunggal pada berberapa konsentrasi perlakuan menunjukkan hasil yang sama terhadap mortalitas larva, pupa dan imago yang terbentuk. Ekstrak sembung rambat secara tunggal menunjukkan intensitas kerusakan tertinggi pada konsentrasi 5% dan 10% dengan intensitas kerusakan tanaman terbesar yaitu 100%. Perlakuan kombinasi ekstrak kirinyuh dan sembung rambat pada konsentrasi 10% menunjukkan hasil yang tidak berbeda dengan perlakuan kombinasi konsentrasi 15%, Hal ini menunjukkan bahwa pada konsentrasi tersebut memiliki kadar bahan aktif yang relatif sama sehingga menyebabkan tingkat mortalitas larva yang tidak berbeda. Ekstrak kombinasi pada konsentrasi 15% menghasilkan mortalitas larva C. pavonana tertinggi sebesar 56,66% dan intensitas kerusakan tanaman terendah yaitu 0% dan bersifat sinergis dalam menekan pupa dan imago C. pavonana yang terbentuk. (Program Studi Agroekoteknologi, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu)

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agroecotechnology
Depositing User: 164 Irma Rohayu
Date Deposited: 19 Oct 2017 02:06
Last Modified: 21 Nov 2017 03:06
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/12890

Actions (login required)

View Item View Item