EVALUASI JALUR HIJAU DI KOTA PEMATANGSIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA DAN POTENSINYA UNTUK KONSERVASI KERAGAMAN JENIS POHON DAN ESTIMASI CADANGAN KARBON

Hutahaean, A.S Juriah J.S (2017) EVALUASI JALUR HIJAU DI KOTA PEMATANGSIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA DAN POTENSINYA UNTUK KONSERVASI KERAGAMAN JENIS POHON DAN ESTIMASI CADANGAN KARBON. Undergraduated thesis, UNIVERSITAS BENGKULU.

[img] Archive (Tesis)
pdf skripsi.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only until 19 October 2017.
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Evaluasi Jalur Hijau di Kota Pematangsiantar Provinsi Sumatera Utara dan Potensinya Untuk Konservasi Keragaman Jenis Pohon dan Estimasi Cadangan Karbon (A.S Juriah J.S Hutahaean, dibawah bimbingan Ir. Wiryono, M.Sc., P.hD dan Yansen, S.Hut., M.Sc., P.hD 2016). Salah satu bentuk ruang terbuka hijau adalah jalur hijau jalan yang menjadi salah satu pendekatan penting dalam mengantisipasi penurunan kualitas lingkungan di perkotaan dalam hal ini kota Pematangsiantar. Selain itu, kesehatan pohon yang terdapat pada jalur hijau jalan kota Pematangsiantar juga perlu di perhatikan karena berdampak pada kemampuan pohon dalam menyerap karbon dan jenis polusi lainnya. Maka dari itu, perlu dilakukan evaluasi kesehatan pohon dan biomassa, simpanan karbon tanaman pada jalur hijau kota Pematangsiantar. Penelitian ini dilakukan di 8 jalur hijau jalan yang ada di kota Pematangsiantar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2016. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode survey dengan mencatat dan mengukur semua jenis tanaman yang mengisi sisi badan jalur hijau jalan yang terpilih. Hasil penelitian ini ditemukan 7 jenis tanaman di jalur hijau jalan Kota Pematangsiantar. Jenis tanaman yang paling banyak ditemukan di Kota Pematangsiantar yaitu mahoni (Swietenia mahagony) dengan persentase 45.9%. Potensi kekayaan jenis sebanyak 51 jenis tanaman jika 1 jenis diwakili 100 tanaman dan 102 jenis tanaman jika 1 jenis tanaman diwakili 50 tanaman. Evaluasi kesehatan tanaman yang terdapat di seluruh jalur hijau tergolong sehat. Estimasi cadangan karbon di Kota Pematangsiantar sebesar 948.12 ton. Kota Pematangsiantar sudah memiliki jalur hijau yang cukup baik,namun perlu di perhatikan lagi terhadap pemanfaatan jalur hijau yang belum optimal sebab jenis tanaman di jalur hijau jalan seperti di bagian sisi kiri dan kanan badan jalan serta median jalan yang masih tergolong sedikit. Dengan demikian perlu penanaman kembali tanaman yang sesuai sebagai komponen pengisi jalur hijau jalan sehingga terciptanya jalur hijau yang baik dan pastinya akan memberikan efek yang baik bagi masyarakat kota dari segi fungsi pohon masing-masing. (Program Studi Kehutanan, Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, 2016)

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Forestry
Depositing User: 164 Irma Rohayu
Date Deposited: 19 Oct 2017 02:46
Last Modified: 19 Oct 2017 02:46
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/12897

Actions (login required)

View Item View Item