KETAHANAN ALAMI KAYU SEMURAU (Shorea spp)DAN KAYUSENGON (Paraserianthes falcataria L Nielsen)TERHADAP SERANGAN RAYAP TANAH DENGAN UJI KUBUR (GRAVE YARD TEST)

Febriyanti, Anggeraini (2017) KETAHANAN ALAMI KAYU SEMURAU (Shorea spp)DAN KAYUSENGON (Paraserianthes falcataria L Nielsen)TERHADAP SERANGAN RAYAP TANAH DENGAN UJI KUBUR (GRAVE YARD TEST). Undergraduated thesis, UNIVERSITAS BENGKULU.

[img] Archive (Tesis)
SKRIPSI ANGGERAINI F.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only until 19 October 2017.
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (6MB)

Abstract

KETAHANAN ALAMI KAYU SEMURAU (Shorea spp) DAN KAYU SENGON (Paraserianthes falcataria L. Nielsen) TERHADAP SERANGAN RAYAP TANAH DENGAN UJI KUBUR (grave yard test)(Anggeraini Febriyanti, dibawah bimbingan Nani Nuriyatindan Saprinurdin. 2016) Studi ini bertujuan untuk membandingkan tingkat ketahanan alami kayu yaitu kayu semurau dan sengon pada berbagai posisi batang setelah diuji kubur selama 1 ½ bulan dan 3 bulan. Kehilangan berat akibat serangan rayap merupakan salah satu indikator ketahanan alami kayu yang diperlukan untuk mengetahui lamanya umur pakai suatu kayu sehingga berguna dalam menentukan pemilihan kayu, penggunaan akhir kayu sesuai peruntukannya serta dapat meningkatkan minat mayarakat untuk menggunakannya. Ketahanan alami kayu semurau dan sengon pada berbagai posisi batang ditentukan berdasarkan persentase kehilangan berat contoh uji. Penelitian dilaksanakan dari bulan Februari sampai dengan bulan April 2016 di Kebun Percobaan dan Laboratorium Kehutanan Universitas Bengkulu. Ukuran contoh uji yang digunakan yaitu 2 cm x 0,8 cm x 20 cm. Pengujian dilakukan selama 1 ½ bulan dan 3 bulan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 faktor. Faktor pertama adalahjenis kayu yang terdiri dari 2 taraf yaitu kayu semurau dan kayu sengon. Faktor kedua adalah posisi kayu di pohon yang terdiri dari 3 taraf yaitu posisi pangkal, tengah dan ujung. Faktor ketiga adalah waktu penguburan contoh uji yang terdiri dari 2 taraf yaitu 1 ½ bulan dan 3 bulan. Masing-masing contoh uji diulang sebanyak 3 kali. Data dianalisis dengan menggunakan uji F pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor jenis dan faktor lamanya uji kubur kayu semurau dan sengon berpengaruh nyata terhadap kehilangan berat kayu. Hal ini berarti kedua jenis kayu memiliki ketahanan yang berbeda setelah uji kubur selama 1 ½ bulan dan 3 bulan. Akan tetapi, faktor posisi kayu tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap kehilangan berat kayu. Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan posisi kayu yaitu pangkal, tengah dan ujung tidak mempengaruhi kehilangan berat kayu. Hasil analisis varian juga menunjukan bahwa selama pengujian tidak terjadi interaksi yang nyata antara ketiga faktor yaitu jenis kayu, berbagai posisi kayu di pohon dan lamanya penguburan. Setelah uji kubur selama 1 ½ bulan dan 3 bulan nilai rata-rata kehilangan berat dan skor kerusakan kayu sengon lebih tinggi dibandingkan kayu semurau. Hal ini berarti semakin banyak kehilangan berat dan kerusakan kayu maka akan semakin berkurang tingkat ketahanan suatu jenis kayu terhadap serangan rayap tanah. Berdasarkan hasil uji kubur dapat disimpulkan bahwa berbagai posisi kayu tidak mempengaruhi ketahanan alami kayu semurau dan sengon. Namun setelah uji kubur selama 1 ½ bulan, tingkat ketahanan bagian pangkal kayu semurau dan sengon cenderung lebih tinggi sedangkan setelah uji kubur selama 3 bulan tingkat ketahanan bagian tengah kayu semurau dan bagian ujung kayu sengon cenderung lebih tinggi. Lama penguburan juga mempengaruhi ketahanan alami kayu semurau dan sengon. Kayu yang di uji kubur selama 1 ½ bulan memiliki ketahanan alami yang lebih baik dibandingkan dengan kayu yang di uji kubur selama 3 bulan. Dengan demikian semakin lama kayu semurau dan kayu sengon di uji kubur maka akan semakin berkurang tingkat ketahanannya dan semakin meningkat pula tingkat kerusakannya. (Program Studi Kehutanan, Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu).

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Forestry
Depositing User: 164 Irma Rohayu
Date Deposited: 19 Oct 2017 02:56
Last Modified: 19 Oct 2017 02:56
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/12899

Actions (login required)

View Item View Item