PEMBERIAN KULIT BUAH KOPI FERMENTASI DENGAN JAMUR Pleurotus ostreatus TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN KAMBING KACANG JANTAN YANG TERINFESTASI CACING

Sismanto, Dodi and Badarina, Irma and Hidayat, Hidayat (2017) PEMBERIAN KULIT BUAH KOPI FERMENTASI DENGAN JAMUR Pleurotus ostreatus TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN KAMBING KACANG JANTAN YANG TERINFESTASI CACING. Undergraduated thesis, UNIVERSITAS BENGKULU.

[img] Archive (Tesis)
Skripsi Dodi Sismanto.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Pemberian Kulit Buah Kopi Fermentasi dengan Jamur Pleurotus ostreatus terhadap Pertambahan Bobot Badan Kambing Kacang Jantan yang Terinfestasi Cacing. (Dodi Sismanto, dibawah bimbingan Irma Badarina dan Siwitri Kadarsih 2016, 33 Halaman). Rendahnya produktivitas ternak karena masalah penyakit cacingan nematoda saluran pencernaan atau nematodiasis gastrointestinal cukup signifikan mengganggu produktivitas ternak seperti nafsu makan menurun, asupan gizi untuk tubuh berkurang karena telah diserobot oleh cacing, pertambahan bobot badan berkurang sehingga ternak menjadi kurus, dan bahkan kemungkinan ternak menjadi rentan terhadap serangan penyakit lainnya. Interaksi ternak dengan lingkungan mengakibatkan kemungkinan infeksi cacing tidak dapat dihindari. Usaha pengendalian infeksi cacing yang efektif adalah dengan memadukan antara manajemen peternakan yang baik (misalnya strategi grazing management) dan pemberian obat anticacing. Anticacing yang banyak beredar di pasaran berada dalam bentuk sintetis harganya relatif mahal. Anti cacing alternatif yang berasal dari tanaman obat (herbal) dengan harga murah dan mudah didapat, perlu dikembangkan sebagai antisipasi masalah di atas. Salah satu alternatif yang dicoba yaitu suplementasi kulit kopi fermentasi dengan mengunakan jamur Pleurotus ostreatus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian kulit buah kopi fermentasi dengan jamur Pleurotus ostreatus sebagai suplemen anti kecacingan terhadap pertambahan bobot badan kambing kacang. Penelitian ini menggunakan 18 ekor ternak kambing kacang jantan dengan umur 9 - 10 bulan dengan BB awal rata-rata 9,59±2,70 Kg dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan yaitu sebagai Kontrol (ternak mendapat ransum basal tanpa suplemen kulit kopi fermentasi dengan jamur dan tidak disuntik obat cacing sintetis), P1 (ternak mendapat ransum basal dan kulit kopi fermentasi tanpa disuntik obat cacing sintetis), P2 (ternak mendapat ransum basal tanpa suplemen kulit kopi fermentasi dan disuntik obat cacing sintetis). Parameter yang di ukur adalah konsumsi bahan kering, bahan organik dan pertambahan bobot badan. Semua data yang diperoleh dari penelitian dianalisis keragamannya menggunakan analysis of variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap parameter konsumsi bahan kering hijauan, konsentrat, konsumsi bahan organik konsentrat dan pertambahan bobot badan. Sedangkan perlakuan menunjukkan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap parameter bahan organik hijauan. Uji DMRT menunjukkan bahwa parameter konsumsi bahan organik hijauan P0 dan P1 secara nyata (P<0,05) lebih rendah dibanding P2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian kulit buah kopi fermentasi dengan jamur Pleurotus ostreatus belum mampu memperbaiki bobot badan kambing kacang jantan yang terinfestasi cacing gastrointestinal. (Program Studi Peternakan, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu 2016).

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 164 Irma Rohayu
Date Deposited: 23 Oct 2017 01:43
Last Modified: 23 Oct 2017 01:43
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/13057

Actions (login required)

View Item View Item