PERKEMBANGAN KOLONI DAN PRODUKSI MADU LEBAH Apis mellifera YANG DIINTEGRASIKAN DENGAN PERKEBUNAN KARET (Hevea brasiliensis) DI KABUPATEN BENGKULU TENGAH

Sopingi,, Imam and Saepudin, Rustama and Putranto, Heri Dwi (2017) PERKEMBANGAN KOLONI DAN PRODUKSI MADU LEBAH Apis mellifera YANG DIINTEGRASIKAN DENGAN PERKEBUNAN KARET (Hevea brasiliensis) DI KABUPATEN BENGKULU TENGAH. Undergraduated thesis, UNIVERSITAS BENGKULU.

[img] Archive (Tesis)
SKRIPSI IMAM.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

PERKEMBANGAN KOLONI DAN PRODUKSI MADU LEBAH Apis mellifera YANG DIINTEGRASIKAN DENGAN PERKEBUNAN KARET (Hevea brasiliensis) DI KABUPATEN BENGKULU TENGAH (Imam Sopingi, dibawah bimbingan Rustama Saepudin dan Heri Dwi Putranto, 2016. 29 halaman) Indonesia memiliki lebih dari 700 ha areal perkebunan karet yang sangat berpotensi sebagai sumber pakan sekaligus berfungsi sebagai area penggembalaan lebah yang mampu memberikan keuntungan bagi para peternaknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan koloni dan produksi madu lebah madu A. mellifera yang diintegrasikan dengan perkebunan karet di Kabupaten Bengkulu Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan lebah A. mellifera sebanyak 15 stup. Peralatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat tulis, kamera dan timbangan. Variabel yang diamati meliputi keadaan umum lokasi penelitian, kondisi lingkungan, perkembangan koloni, produksi madu dan perawatan lebah penelitian. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel, gambar serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan koloni lebah madu A. mellifera yang diintegrasikan dengan perkebunan karet (H. brasiliensis) jumlah koloninya berbeda antara satu koloni dengan koloni yang lainnya. Mendekati akhir penelitian jumlah koloni lebah mengalami penurunan dan juga terdapat beberapa stup yang kosong, sedangkan produksi madunya masih sangat rendah sehingga belum dapat dipanen. Ratarata koloninya yaitu 50.878 ekor/stup, koloni lebah tertinggi 77.333 ekor/stup dan koloni lebah terendah yaitu 13.333 ekor/stup. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penerapan sistem integrasi antara lebah madu A. mellifera dengan perkebunan karet (H. brasiliensis) tidak mampu meningkatkan perkembangan koloni lebah A. mellifera dan produksi madunya. Produktivitas lebah madu sangat tergantung dari perkembangan populasinya dan kondisi populasi sangat dipengaruhi oleh ketersedian nektar dan polen secara alami. Selain itu kondisi lingkungan, kondisi koloni, serta adanya hama/hewan pengganggu juga berpengaruh terhadap produktivitas lebah, maka pengelolaan lebah perlu didesain dalam kawasan yang lebih mendukung. (Program Studi Peternakan, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu).

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 164 Irma Rohayu
Date Deposited: 23 Oct 2017 02:16
Last Modified: 23 Oct 2017 02:16
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/13070

Actions (login required)

View Item View Item