IMBANGAN LIMBAH BATANG PISANG DAN SEKAM PADI SEBAGAI CAMPURAN MEDIA TERHADAP PERTUMBUHAN CACING TANAH (Pheretima sp)

Nazarudin, Nazarudin and Jarmuji, Jarmuji and Brata, Bieng (2017) IMBANGAN LIMBAH BATANG PISANG DAN SEKAM PADI SEBAGAI CAMPURAN MEDIA TERHADAP PERTUMBUHAN CACING TANAH (Pheretima sp). Undergraduated thesis, UNIVERSITAS BENGKULU.

[img] Archive (Tesis)
Skripsi Nazarudin.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Cacing tanah merupakan hewan yang tidak memiliki tulang belakang (invertebrata) bertubuh lunak yang termasuk hewan tingkat rendah. Cacing tanah memiliki ciri-ciri tubuh yang sangat khusus dibandingkan dengan lain, tubuhnnya terdiri dari segmen-segmen teratur seperti cincin (annalus) sehingga cacing tanah dimasukkan kedalam kelompok (annelida). Limbah batang pisang dan sekam padi sangat jarang dimanfaatkan dan jumlahnya sangat melimpah, sehingga limbah batang pisang dan sekam padi menjadi limbah dikalangan masyarakat. Limbah batang pisang dan sekam padi mempunyai potensi yang cukup baik apabila dikelola, salah satu potensi yang dapat digunakan yaitu media cacing tanah (Pheretima sp). Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Sunda Kelapa, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu. Penelitian telah berlangsung selama 2 bulan dari bulan Oktober-Desember 2015 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui imbangan limbah batang pisang dan sekam padi yang tepat sebagai campuran media terhadap pertumbuhan cacing tanah (Pheretima sp). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Setiap ulangan terdiri atas 10 ekor anak cacing tanah (Pheretima sp) yang berumur 3-5 hari pada masing-masing unit pemeliharaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA), bila terdapat terpengaruh yang nyata diuji dengan Duncan’s Multiple Range Test. Variabel yang diamati adalah pertambahan bobot badan induk, pertambahan bobot badan anak dan produksi biomassa. Hasil penelitian menunjukkan pertambahan bobot badan induk cacing tanah (Pheretima sp) bahwa pemberian 100 % feses sapi, 50 % limbah batang pisang + 25 % sekam padi + 25 % feses sapi, 25 % limbah batang pisang + 50 % sekam padi + 25 % feses sapi, 37,5 % limbah batang pisang + 37,5 % sekam padi + 25 % selama 60 hari pengamatan memperlihatkkan tidak adanya perbedaan yang nyata (P>0,05) terhadap pertambahan bobot badan induk cacing tanah (Pheretima sp), dari pertambahan bobot badan anak menunnjukkan berbeda sangat nyata (P<0,01) menghasilkan rataan tertinggi yaitu P1 (0,94 g) dibandingkan dengan P0 (0,32 g), P2 (0,80 g), P3 (0,76 g), sedangkan P0 (0,32 g) menghasilkan pertambahan bobot badan anak rataan terendah. Produksi biomassa menunnjukkan berbeda sangat nyata (P<0,01) menghasilkan rataan tertinggi yaitu P1 4 (2,28 g) dibandingkan dengan P01 (16 g), P2 (2,14 g), P3 (2,06 g) sedangkan P0 (1,12 g) menghasilkan rataan produksi biomassa terendah. (Program Studi Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu)

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 164 Irma Rohayu
Date Deposited: 23 Oct 2017 03:13
Last Modified: 23 Oct 2017 03:13
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/13079

Actions (login required)

View Item View Item