KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DI DESA ULAK BANDUNG, KECAMATAN MUARA SAHUNG, KABUPATEN KAUR (Studi Pada Etnis Basemah, Semende, dan Jawa)

ARGA SAPUTRA, KURNIAWAN (2016) KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DI DESA ULAK BANDUNG, KECAMATAN MUARA SAHUNG, KABUPATEN KAUR (Studi Pada Etnis Basemah, Semende, dan Jawa). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (thesis)
PDF Skripsi kurniawan as.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya etnis Basemah, Semende, dan Jawa dalam menjalin hubungan sosial antar etnis serta menemukan hambatan-hambatan yang terdapat pada etnis tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data primer serta observasi parsitipan dan wawancara mendalam terhadap informan penelitian, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen lain yang dapat mendukung penelitian. Hasil penelitian akan diuji keabsahannya dengan menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Penelitian ini menggunaka model komunikasi William B.Gudiykuns dan Young Yun Kim sebagai kaca mata yang berfokus pada Socio Cultural dari ketiga unsur utama dalam komunikasi antar budya yaitu Pshychocultural, Socio Cultural dan Cultural untuk menganalisa bagaimana masyarakat multi etnis di desa Ulak Bandung dalam menjalin hubungan sosial terutama dalam komunikasi antar budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antar budaya yang terjadi pada etnis Basemah, Semende, dan Jawa membentuk pola komunikasi secara primer dan sekunder, Dimana komunikasi primer yang terjadi pada masyarakat multi etnis di desa Ulak Bandung ini dilihat dari sikap individu serta pemahaman yang ia miliki untuk menentukan dan menilai bagaimana cara berkomunikasi yang paling efektif dalam menjalin hubungan sosial antari ndividu maupun kelompok yang berbeda etnis, baik dalam menggunakan bahasa Verbal maupun bahasa Nonverbal. Sedangkan pola komunikasi sekunder yang terjadi lahir dari tindak atau perilaku individu yang di pengaruhi oleh nilai-nilai budaya yang telah dipahami secara turun-temurun sehingga prilaku yang di tunjukan dalam kehidupan sehari-hari menjadi suatu contoh atau secara tidak langsung kebiasaan yang di tunjukan oleh etnis tersebut diikuti oleh etnis lainya. Pola komunikasi ini banyak dipengaruhi oleh pemahaman terhadap nilai budaya yang di anut oleh tiap-tiap etnis di desa Ulak Bandung, dari pola komunikasi yang dihasilkan oleh sistem nilai budaya tersebut, melahirkan hambatan berupa prasangka dan stereotip. Dalam hal ini perasangka yang terjadi pada masyarakat desa Ulak Bandung erat berkaitan pada anggapan tiap-tiap etnis dari prilaku yang ditunjukan dalam hubungan antar etnis dalam kehidupan sehari-hari, sehingga terhubung dengan identitas budya yang ia miliki. Begitupun dengan stereotipe namun stereotip menghasilkan umpan balik serta dampak nyata secara langsung bagi kehidupan ketiga etnis yang ada di Desa Ulak Bandung dan tidak di pengaruhi oleh status identitas budaya yang di miliki. Kata kunci : komunikasi antar budaya, masyarakat multietnis

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Communication
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 01 Nov 2017 08:08
Last Modified: 01 Nov 2017 08:08
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/13733

Actions (login required)

View Item View Item