PERAN KOMISI PENYIARAN INDONESIA DAERAH (KPID) BENGKULU DALAM PENGAWASAN ISI SIARAN RADIO (Studi Pada Isi Siaran Radio Tentang Pilkada Gubernur Bengkulu 2015)

PERTIWI SARASWATI, PRIMA (2016) PERAN KOMISI PENYIARAN INDONESIA DAERAH (KPID) BENGKULU DALAM PENGAWASAN ISI SIARAN RADIO (Studi Pada Isi Siaran Radio Tentang Pilkada Gubernur Bengkulu 2015). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (thesis)
Skripsi Prima Pertiwi Saraswati (D1E012002).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

KPID Bengkulu merupakan lembaga negara independen yang memiliki kewenangan dalam mengawasi isi siaran yang terdapat pada stasiun radio yang ada di Kota Bengkulu. Menjelang Pilkada Gubernur Bengkulu 2015, KPID Bengkulu turut berperan dalam mengawasi isi siaran pada radio tentang iklan kampanye pilkada. Dengan posisinya sebagai lembaga pengawas, KPID Bengkulu berkewenangan mengawasi isi siaran pada radio dan dapat memberikan sanksi kepada lembaga penyiaran radio yang melakukan tindak pelanggaran agar lembaga penyiaran dapat bersikap netral terhadap kandidat dalam pemilu. Menggunakan Teori Aksi Berbicara (Speech Act) penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran serta dari KPID Bengkulu dalam mengawasi isi siaran radio tentang Pilkada Gubernur Bengkulu 2015. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dengan teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa cukup banyak lembaga penyiaran radio di Kota Bengkulu yang melanggar peraturan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu sebagai pihak penyelenggara pesta demokrasi pada isi siaran di radio yaitu iklan kampanye yang disiarkan sebelum jadwal kampanye dengan frekuensi yang tidak sesuai aturan. Terbukti beberapa lembaga penyiaran radio tidak seimbang dalam menyiarkan iklan kampanye kedua kandidat yakni Pasangan Ridwan Mukti dan Rohidin Mersyah serta Sultan Najamudin dan Mujiono. KPID Bengkulu memberikan sanksi berupa teguran-teguran yang bersifat persuasif karena menurut KPID Bengkulu, pelanggaran yang dilakukan bersifat ringan dan diharapkan dengan adanya sanksi persuasif ini, lembaga penyiaran radio perlahan tidak melakukan pelanggaran di kemudian hari. Kata Kunci : Pengawasan, Isi Siaran Radio, Pilkada

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Communication
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 01 Nov 2017 08:47
Last Modified: 01 Nov 2017 08:47
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/13751

Actions (login required)

View Item View Item