PERANAN PENYIDIK POLDA BENGKULU DALAM MENANGANI TINDAK PIDANA PENIPUAN PENERIMAAN CALON TARUNA AKADEMI KEPOLISIAN DI KOTA BENGKULU

Saputra, Aditya Bily and Herlambang, Herlambang and Ria , Anggraeni Utami (2013) PERANAN PENYIDIK POLDA BENGKULU DALAM MENANGANI TINDAK PIDANA PENIPUAN PENERIMAAN CALON TARUNA AKADEMI KEPOLISIAN DI KOTA BENGKULU. Undergraduated thesis, Fakultas Hukum UNIB.

[img] Text
I,II,III,II-13-adi-FH.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (4MB)
[img] Text
IV,LAMP,II-13-adi-FH.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (4MB)

Abstract

Berbagai macam tindak pidana yang sering terjadi di dalam masyarakat salah satunya adalah kejahatan tindak pidana penipuan. Termasuk kasus tindak pidana penipuan dengan modus penerimaan calon Taruna Akademi Kepolisian yang baru untuk pertama kali terjadi di Kota Bengkulu. Adapun tujuan penelitian dilakukan adalah untuk mengetahui peranan dan hambatan penyidik Reserse Kriminal Khusus Polda Bengkulu dalam mengungkap kasus tindak pidana penipuan penerimaan calon Taruna Akademi Kepolisian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis data primer. Data yang diperoleh dengan cara penelitian empiris, proses pengolahan datanya dilakukan dengan editing dan coding, kemudian data dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif yang dilakukan dengan cara berfikir induktifdeduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan penyidik Reserse Kriminal Khusus Polda Bengkulu dalam mengungkap kasus tindak pidana penipuan dalam penerimaan calon Taruna Akademi Kepolisian di kota Bengkulu, sudah dilakukan dengan cukup baik dan maksimal oleh penyidik sesuai dengan tugas dan wewenang yang dimilikinya hal tersebut karena selama dalam penyelidikan dan penyidikan kasus penyidik melakukan tindakan koordinasi dan kerja sama dengan beberapa pihak yakni Bareskrim Mabes Polri, Bank Mandiri, dan PPATK untuk membantu peran penyidik dalam mengungkap kasus tersebut sehingga dari hasil upaya melakukan koordinasi akhirnya penyidik mampu mengungkap kasus penipuan ini dan berhasil menangkap para pelakunya. Adapun yang menjadi hambatan peranan penyidik dalam mengungkap kasus penipuan ini antara lain : sarana dan prasarana masih kurang, kecilnya dana operasional, kemampuan penyidik yang masih kurang, identitas pelaku tidak diketahui, kurangnya kooperatif pihak perbankan, pelaku berada di luar Provinsi Bengkulu.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law Science
Depositing User: 001 Bambang Gonggo Murcitro
Date Deposited: 16 Nov 2013 22:32
Last Modified: 16 Nov 2013 22:32
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/1458

Actions (login required)

View Item View Item