KECERNAAN BAHAN KERING (BK) DAN BAHAN ORGANIK (BO) RANSUM SAPI BALI YANG DIBERI PAKAN KONSENTRAT BERBASIS LUMPUR MINYAK SAWIT FERMENTASI

Gultom, Dodi Permadi and Badarina, Irma and Jarmuji, Jarmuji (2017) KECERNAAN BAHAN KERING (BK) DAN BAHAN ORGANIK (BO) RANSUM SAPI BALI YANG DIBERI PAKAN KONSENTRAT BERBASIS LUMPUR MINYAK SAWIT FERMENTASI. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Tesis)
Skripsi Dodi Permadi Gultom.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Pembangunan bidang peternakan pada saat ini diarahkan pada peningkatan produksi ternak untuk pemenuhan kebutuhan daging. Permintaan daging terus meningkat dari tahun ke tahun. Ternak sapi menjadi komoditas utama dalam pemenuhan kebutuhan daging daerah, hal ini tercermin dari jumlah ternak yang dipotong paling tinggi setiap tahunnya. Laju permintaan daging sapi yang meningkat ini tidak diimbangi oleh peningkatan produksi daging sapi dalam negeri. Sehingga saat ini ketersediaan daging sapi nasional masih mengalami kekurangan, yang ditutup melalui impor sekitar 35 persen dari total kebutuhan daging sapi nasional (Ditjennak, 2010). Salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam pemecahan masalah ini ialah dengan melakukan fermentasi lumpur sawit yang bertujuan untuk meningkatkan kandungan nutrisi dan menurunkan kadar serat kasar lumpur sawit tersebut. Sinurat (2003) melaporkan bahwa proses fermentasi ternyata dapat meningkatkan nilai gizi lumpur sawit, antara lain meningkatkan kadar protein kasar dari 11,94% menjadi 22,07%, energi metabolisme dari 1.593 Kkal/kg menjadi 1.717 Kkal/kg dan menurunkan kadar serat kasar dari 21,4% menjadi 18,6%. Teknologi fermentasi yang diteliti merupakan study case pada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), Pembibitan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu yang sudah melakukan upaya pemanfaatan limbah lumpur minyak sawit untuk penggemukan sapi Bali. Hasil pengamatan dan informasi yang di peroleh dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), Pembibitan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, bahwa pemberian lumpur minyak sawit fermentasi pada ternak Sapi Bali dengan berat rata-rata 184,5 kg adalah sebanyak 5-10 kg/hari/ekor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kecernaan BK dan BO ransum Sapi Bali yang diberi pakan konsentrat berbasis lumpur sawit fermentasi. Penelitian terdiri dari 3 perlakuan setiap perlakuan dengan 5 ulangan, dengan jumlah ternak sapi 15 ekor. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap, dengan perlakuan P1 (Pakan konsentrat 10 kg/ekor/hari), P2 (Pakan kosentrat 7,5 kg/ekor/hari), dan P3 (Pakan konsentrat 5 kg/ekor/hari). Hijauan pakan ternak diberikan 10 kg/ekor/hari, sedangkan jerami 1 kg/ekor/hari. Variabel yang diamati adalah data konsumsi pakan (BK dan BO), produksi feses (BK dan BO), pertambahan berat badan, kecernaan pakan (BO dan BK). Penelitian ini meliputi 6 tahap, yaitu mempersiapkan bahan pakan, menyusun formulasi pakan, fermentasi pakan konsentrat selama 1 minggu, perlakuan pemberian pakan ke ternak, analisa laboratorium BK dan BO, Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), Pembibitan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan konsentrat berbasis lumpur sawit fermentasi dan beberapa bahan lokal yang di fermentasi sampai taraf tertinggi yaitu 10 kg, dapat meningkatkan kosumsi dan kecernaan ransum

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 20 Nov 2017 02:35
Last Modified: 20 Nov 2017 02:35
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/14781

Actions (login required)

View Item View Item