KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG PADA PERKEBUNAN SAWIT PT. DAPO AGRO MAKMUR DI DESA SP 4 MULYOHARJO, KECAMATAN BULANG TENGAH SUKU ULU, KABUPATEN MUSI RAWAS, PROVINSI SUMATERA SELATAN

Prihananto, Deni and Wiryono, Wiryono and Hidayat, M. Fajrin (2017) KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG PADA PERKEBUNAN SAWIT PT. DAPO AGRO MAKMUR DI DESA SP 4 MULYOHARJO, KECAMATAN BULANG TENGAH SUKU ULU, KABUPATEN MUSI RAWAS, PROVINSI SUMATERA SELATAN. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI DENI PRIHANANTO.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan (UU 41 Kehutanan, 1999). Burung adalah makhluk hidup yang bisa dijadikan indikator kerusakan lingkungan. Pembukaan hutan untuk perkebunan khususnya perkebunan sawit akan berdampak terhadap kondisi biota pada suatu ekosistem. Pertumbuhan penduduk mengakibatkan kebutuhan akan lahan pertanian terus meningkat, sehingga banyak kawasan hutan dibuka menjadi lahan pertanian ataupun perkebun. Vegetasi hutan sangat beragam sehingga dapat menyediakan sumber pakan berupa serangga yang sangat tinggi. Lain halnya pada perkebunan yang mempunyai satu tipe vegetasi, sehingga berpengaruh pada keanekaragaman jenis burung, sehingga diduga pada perkebunan sawit keanekaragamannya akan bertambah ataupun berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis burung dan kepadatan jenis burung pada perkebunan sawit PT. Dapo Agro Makmur di Desa Sp 4 Mulyoharjo, Kecamatan Bulang Tengah Suku Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2015 di perkebunan sawit PT. Dapo Agro Makmur di Desa Sp 4 Mulyoharjo, Kecamatan Bulang Tengah Suku Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Line Transek dengan panjang 6 km. Data yang diambil adalah data primer dan data sekunder, penentuan titik pengamatan, pengumpulan data dan determinasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan analisis deskriptif. Diversitas jenis burung di perkebunan sawit PT. Dapo Agro Makmur terdiri dari 30 jenis yang termasuk ke dalam 17 famili. Indeks keragaman jenisnya tergolong sedang yaitu sebesar 2,53 dan indeks kerataannya adalah 0,74. Sedangkan nilai kepadatan terbesar didominasi oleh jenis Hirundo rustica (Layang-layang api) sebesar 4,08 per Ha dari suku Hirundinidae. Berdasarkan hasil penelitian perkebunan sawit PT. Dapo Agro Makmur memiliki jenis-jenis burung yang dilindungi berdasarkan PP No. 7 Tahun 1999 yaitu Ictinaetus 2 malayensis (Elang hitam), Halcyon smyrnensis (Cekakak belukar), dan Todirhamphus chloris (Cekakak sungai). Sedangkan Ictinaetus malayensis (Elang hitam) dan Loriculus galgulus (srindit melayu) termasuk jenis burung kelompok Apendiks II berdasarkan CITES 2011. Peneliti menyarankan untuk dapat dilakukan penelitian dengan judul penelitian yang sama pada tempat yang sama namun dalam waktu yang lebih lama dan saat musim berubah serta saat umur tanaman sawitnya sudah bertambah, sehingga bisa diketahui ada tidaknya penurunan populasi.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Forestry
Depositing User: 164 Irma Rohayu
Date Deposited: 23 Nov 2017 08:30
Last Modified: 23 Nov 2017 08:30
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/14968

Actions (login required)

View Item View Item