TOTAL KOLONI BAKTERI, pH DAN KADAR AIR DAGING SAPI SETELAH PERENDAMAN DALAM EKSTRAK BUNGA KECOMBRANG (Etlingera elatior) SELAMA MASA SIMPAN

Girsang, Delina Suriany br and Warnoto, Warnoto and Edi, Soetrisno (2017) TOTAL KOLONI BAKTERI, pH DAN KADAR AIR DAGING SAPI SETELAH PERENDAMAN DALAM EKSTRAK BUNGA KECOMBRANG (Etlingera elatior) SELAMA MASA SIMPAN. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Daging merupakan salah satu komoditi peternakan yang dibutuhkan untuk memenuhi protein hewani asal ternak yang mengandung susunan asam amino lengkap. Daging sapi termasuk salah satu bahan pangan yang sangat rentan terhadap kontaminasi mikroorganisme, karena kandungan gizinya yang cukup tinggi merupakan sumber makanan bagi mikroorganisme. Salah satu cara untuk mempertahankan kualitas dan daya simpan pada daging sapi dapat dilakukan dengan pengawetan yang bertujuan untuk mempertahankan kualitas daging dan meminimalkan pertumbuhan mikroorganisme dipercaya menyebabkan keracunan. Pemberian bahan pengawet alami yang bersifat menghambat pertumbuhan bakteri. Zat pengawet tersebut dapat diperoleh dari tanaman obat, seperti kecombrang yang bagian bunganya memiliki etanol yang bersifat sebagai antimikroba dan antioksidan. Penelitian ini menggunakan daging sapi bagian paha yang dilakukan perendaman dalam ekstrak bunga kecombrang sesuai dengan perlakuan. Penelitian ini terdiri dari lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan tersebut adalah tanpa perlakuan sebagai kontrol (P0), perendaman daging sapi dalam ekstrak bunga kecombrang sebanyak 10 ml (P1), perendaman daging sapi dalam ekstrak bunga kecombrang sebanyak 20 ml (P2), perendaman daging sapi dalam ekstrak bunga kecombrang sebanyak 30 ml (P3), dan perendaman daging sapi dalam ekstrak bunga kecombrang sebanyak 40 ml (P4). Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), kemudian analisa varians yang menunjukkan berbeda nyata diuji lanjut dengan DMRT. Variabel yang diamati dalam penelitian ini antara lain, total koloni bakteri, pH dan kadar air pada daging. Penghitungan total koloni bakteri dilakukan pada penyimpanan 0 dan 24 jam, sedangkan penghitungan kadar air dan pH dilakukan pada 0, 6, 12, 18, 24 dan 30 jam. Sidik ragam menunjukkan bahwa perendaman daging dalam ekstrak bunga kecombrang pada penyimpanan 0 dan 24 jam berpengaruh nyata terhadap total koloni (P<0,05). Sidik ragam pH menunjukkan bahwa pada penyimpanan 0 jam berpengaruh tidak nyata, Penyimpanan 6, 12, 18, 24 dan 30 jam berpengaruh nyata (P<0,05). Sidik ragam kadar air menunjukkan bahwa pada penyimpanan menunjukkan bahwa pada penyimpanan 0 jam berpengaruh tidak nyata. Pada penyimpanan 6, 12, 18, 24, dan 30 jam berpengaruh nyata (P<0,05) Perendaman daging dalam ekstrak bunga kecombrang sebanyak 40 ml memiliki kualitas yang baik ditunjukkan dengan rendahnya jumlah bakteri, pH dan kadar air daging sapi.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Industrial Technology of Agriculture
Depositing User: 164 Irma Rohayu
Date Deposited: 27 Nov 2017 02:31
Last Modified: 27 Nov 2017 02:31
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/15036

Actions (login required)

View Item View Item