PERENCANAAN BENDUNG DAN SALURAN IRIGASI PRIMER DAERAH PEMATANG GUBERNUR KOTA BENGKULU

PUTRI, RIZKY HUMAIRA and Besperi, Besperi and Khairul, Amri (2017) PERENCANAAN BENDUNG DAN SALURAN IRIGASI PRIMER DAERAH PEMATANG GUBERNUR KOTA BENGKULU. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI RIZKY HUMAIRA (G1B012059).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Daerah Pematang Gubernur Kota Bengkulu memiliki daerah irigasi yang baik, namun sejak tiga tahun terakhir 300 Ha lahan pertanian tersebut tidak lagi diolah karena kebutuhan air untuk daerah irigasi tidak sampai ke petak sawah terakhir. Hal ini disebabkan oleh bendung belum berfungsi secara optimal dan belum memiliki saluran irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan dimensi bendung, pintu pengambilan, pintu penguras, kantong lumpur dan saluran primer yang sesuai dengan keadaan hidrologi saat ini. Perhitungan hidrolis menggunakan data primer dan sekunder. Data primer yang digunakan adalah lebar sungai, kedalaman sungai, elevasi dasar sungai. Data sekunder yang diperoleh adalah data hidrologi, data klimatologi dan skema jaringan. Perhitungan debit puncak menggunakan metode rasional untuk berbagai kala ulang rencana. Perhitungan lantai muka menggunakan metode lane, sedangkan perhitungan mercu bendung, kolam olak, pintu pengambilan, pintu penguras, stabilitas dan saluran primer menggunakan persamaan matematika. Hasil perhitungan curah hujan rencana yang memenuhi syarat yaitu Metode Gumbel tipe 1. Nilai debit puncak rencana yang digunakan sebesar 37,29 m /dt dengan periode ulang 100 tahun. Tipe mercu yang digunakan adalah mercu bulat dengan jari-jari mercu 1,512 m dan tinggi mercu 1,68 m. Lebar efektif bendung adalah 4,796 m. Kolam olak yang digunakan adalah tipe vlughter dengan panjang 6,711 m. Panjang lantai muka adalah 13,79 m. Lebar pintu pengambilan dan pintu penguras adalah 1 m dengan tinggi 1 m. Lebar kantong lumpur adalah 1 m. Hasil perhitungan hidrolis saluran primer didapat lebar sebesar 1,05 dan tinggi sebesar 0,81 m. Keliling penampang basah saluran primer adalah 3,34 m dan luas penampang saluran adalah 1,493 m. Perencanaan ini telah memenuhi syarat stabilitas terhadap bahaya guling sebesar 6,862>1,5, geser sebesar 1,414>1,25, eksentrisitas sebesar 2,507<2,7, dan daya dukung tanah sebesar 19,596 kN/m pada kondisi air normal. Perencanaan ini juga telah memenuhi syarat stabilitas pada kondisi air banjir, yaitu terhadap bahaya guling sebesar 6,573>1,5, geser sebesar 4,059>1,25, eksentrisitas 1,475<2,52 dan daya dukung tanah sebesar 3,859 kN/m 2 . 3 2

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering
Depositing User: 164 Irma Rohayu
Date Deposited: 04 Dec 2017 04:33
Last Modified: 04 Dec 2017 04:33
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/15274

Actions (login required)

View Item View Item