PENGARUH PENAMBAHAN SERAT PANDAN PUNDAK DURI (PANDANUS TECTORIUS) TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON (Kajian Terhadap Agregat Kasar Ukuran Maksimal 10 mm)

MARLIA, SHERLY and Agustin, Gunawan and Fepy, Supriani (2017) PENGARUH PENAMBAHAN SERAT PANDAN PUNDAK DURI (PANDANUS TECTORIUS) TERHADAP KUAT TARIK BELAH BETON (Kajian Terhadap Agregat Kasar Ukuran Maksimal 10 mm). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI SHERLY MARLIA (G1B012055).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Beton adalah material yang memiliki kuat tekan tinggi, tetapi lemah terhadap tarik. Kelemahan beton dapat diminimalisir dengan dilakukan beberapa pengembangan beton. Beton serat adalah beton yang diberi serat tambahan dalam campuran beton. Pandan pundak duri mengandung serat yang cukup tinggi, sehingga layak dikembangkan dalam teknologi bahan, terutama bidang rekayasa beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tarik belah beton dan variasi persentase penambahan serat pada beton yang akan mengalami kuat tarik tertinggi. Benda uji untuk kuat tarik belah berbentuk silinder dengan ukuran tinggi 30 cm dan diameter 15 cm sebanyak 20 benda uji. Penambahan serat pandan pundak duri dengan variasi 0.25%, 0.5%, 0.75%, dan 1% dari berat volume benda uji. Campuran adukan beton menggunakan nilai faktor air semen 0,5 dan slump 60-100 mm. Penambahan serat pandan pundak duri dari hasil penelitian memberikan nilai kuat tarik yang lebih rendah dari beton normal. Persentase penurunan nilai kuat tarik belah terendah dan tertinggi berturut-turut adalah 9,687% (variasi 0,25%) dan 25,718% (variasi 1%).

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering
Depositing User: 164 Irma Rohayu
Date Deposited: 04 Dec 2017 04:41
Last Modified: 04 Dec 2017 04:41
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/15275

Actions (login required)

View Item View Item