INDUKSI KETAHANAN BIBIT LADA TERHADAP PENYAKIT LAYU FUSARIUM DENGAN APLIKASI KULTUR FILTRAT Fusarium oxysporum

Taufik, Badula Hidayat and Tunjung, Pamekas and Hendri, Bustaman (2021) INDUKSI KETAHANAN BIBIT LADA TERHADAP PENYAKIT LAYU FUSARIUM DENGAN APLIKASI KULTUR FILTRAT Fusarium oxysporum. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
TAUFIK.1.26..-dikonversi.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Serangan cendawan Fusarium oxysporum menyebabkan layu fusarium pada pembibitan lada. Perbanyakan melalui stek batang sangat mudah untuk diinfeksi oleh F. oxysporum. Kultur filtrat F. oxysporum diharapkan dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan F. oxysporum. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu dengan tahapan: isolasi dan identifikasi F. oxysporum, produksi kultur filtrat, dan pengujian konsentrasi kultur filtrate terhadap pertumbuhan dan perkembangan cendawan F. oxysporum in vitro dan in vivo. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan 6 konsentrasi kultur filtrat, yaitu 0, 10, 25, 50, 75, dan 100 ppm. Variabel in vitro yang diamati adalah diameter koloni, panjang tabung kecambah, lebar tabung kecambah dan kelebatan hifa. Untuk variabel in vivo sebanyak 1 ml kultur filtrat disuntikan ke rizosfer akar lada dan diinkubasi selama 7 hari, kemudian diberi suspensi F. oxysporum, dan dilakukan pengamatan selama 8 minggu. Variabel yang diamati adalah pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, jumlah sulur, bobot basah, bobot kering. Pada variabel penyakit yang diamati adalah masa inkubasi, persentase serangan, intensitas serangan, gejala dalam batang, dan kandungan asam salisilat Hasil penelitian menunjukkan bahwa kultur filtrat mampu menghambat pertumbuhan dan perkembangan cendawan F. oxysporum. Kultur filtrat F oxysporum konsentrasi 100 ppm mampu menghambat panjang tabung kecambah sebesar 31% dan menyebabkan kelebatan hifa yang rendah, sementara konsentrasi 75 ppm mampu menghambat diameter koloni cendawan F. oxysporum hingga 8,9%, namun pemberian kultur filtrat F. oxysporum tidak berpengaruh terhadap lebar tabung kecambah. Konsentrasi 100 ppm mampu menekan perkembangan penyakit layu fusarium pada tanaman lada secara in vivo Kata kunci : kultur filtrate F. oxysporum, in vitro, in vivo

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Plant Pests and Diseases
Depositing User: sugiarti sugiarti
Date Deposited: 04 Sep 2023 07:19
Last Modified: 04 Sep 2023 07:19
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/15297

Actions (login required)

View Item View Item