PENGARUH PERENDAMAN TELUR AYAM RAS KE DALAM AIR REBUSAN DAUN MELINJO (Gnetum gnemon L.) TERHADAP OKSIDASI, DAYA BUIH DAN KUALITAS INTERNAL

Diky, Kurniawan and Edi, Soetrisno and Suharyanto, Suharyanto (2021) PENGARUH PERENDAMAN TELUR AYAM RAS KE DALAM AIR REBUSAN DAUN MELINJO (Gnetum gnemon L.) TERHADAP OKSIDASI, DAYA BUIH DAN KUALITAS INTERNAL. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
Draf_Skripsi_Diky Kurniawan (E1C017057).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Telur merupakan salah satu bahan pangan yang mudah mengalami kerusakan dan memiliki daya simpan yang singkat, yaitu selama 10−14 hari jika dibiarkan tanpa perlakuan dalam suhu ruang. Salah satu cara untuk mencegah kerusakan telur adalah dengan pengawetan. Salah satu jenis tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai pengawet alami yaitu tanaman melinjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh perendaman telur ayam ras ke dalam air rebusan daun melinjo (Gnetum gnemon L.) terhadap tingkat oksidasi, daya buih dan kualitas internal. Penelitian dilaksanakan pada bulan November sampai Desember 2020 di Laboratorium Peternakan, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dengan 4 ulangan. Perlakuan yang diterapkan adalah telur tanpa perendaman (P0), perendaman telur ke dalam air rebusan daun melinjo (Gnetum gnemon L.) selama 24 jam dengan konsentrasi berbeda yaitu 15% (P1), 30% (P2) dan 45% (P3). Pengukuran dan pengamatan dilakukan pada hari ke-14 dan 21 pasca perendaman. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT dengan taraf signifikansi 0,05. Variabel pengamatan meliputi kadar air, daya buih, kestabilan buih, bilangan peroksida, berat putih telur dan berat kuning telur, volume putih telur, volume kuning telur, indeks putih telur, indeks kuning telur, rongga udara dan haugh unit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman telur ayam ras ke dalam air rebusan daun melinjo (Gnetum gnemon L.) memberikan pengaruh terhadap kadar air, tingkat oksidasi, kestabilan buih dan kualitas internal telur, namun tidak berpengaruh terhadap daya buih telur. Konsentrasi air rebusan daun melinjo 45% (P3) mampu mencegah percepatan perubahan kadar air hingga hari ke-21. Konsentrasi air rebusan daun melinjo 15% (P1) dan 30% (P2) meningkatkan kestabilan buih telur. Konsentrasi air rebusan daun melinjo 30% (P2) mampu menekan oksidasi, mempertahankan berat dan volume putih telur, mempertahankan berat dan volume kuning telur dan menunjukkan hasil terbaik hingga hari ke-21. Indeks putih telur dan indeks kuning telur masih menunjukkan kualitas yang baik pada konsentrasi 30% (P2) dan 45% (P3) hingga hari ke-21. Rongga udara telur masih menunjukkan mutu II yang berarti kualitas telur masih baik pada konsentrasi 15% (P1), 30% (P2) dan 45% (P3) hingga hari ke-21. Haugh unit telur masih menunjukkan mutu II yang berarti kualitas telur masih baik hingga hari ke-21 pada konsentrasi 45% (P3). Disimpulkan bahwa perlakuan perendaman air rebusan daun melinjo terbaik yaitu pada konsentrasi 30% (P2) dan 45% (P3) karena mampu mencegah percepatan perubahan kadar air, menekan oksidasi, meningkatkan kestabilan buih dan mempertahankan kualitas internal telur.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: sugiarti sugiarti
Date Deposited: 07 Sep 2023 02:55
Last Modified: 07 Sep 2023 02:55
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/15498

Actions (login required)

View Item View Item