IMPLEMENTASI PROGRAM KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PADA PT.BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO)Tbk.UNIT TAPAK PADERI DI KOTA BENGKULU

Yuliana, Devi and Suharto, Sugeng and Suratman, Suratman (2018) IMPLEMENTASI PROGRAM KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PADA PT.BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO)Tbk.UNIT TAPAK PADERI DI KOTA BENGKULU. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (thesis)
full skripsi.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only until 6 February 2018.
Available under License Creative Commons GNU LGPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Program Kredit Usaha Rakyat sudah diperkenalkan secara luas di Indonesia sejak tahun 2007. Namun hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya mengerti dengan program KUR ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi KUR dalam pengembangan UMKM di Kota Bengkulumulai dari unsur pelaksana, proses pencairan, hingga respon dari kelompok sasaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, metode ini dianggap dapat membangun deskripsi dengan sistematis dan aktual tentang fakta-fakta, hubungan fenomena-fenomena yang terjadi di lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengambilan subyek penelitian secara snowball sampling. Dari teknik ini diperoleh informan yang terdiri dari 15 informan yaitu 6 yang berasal dari BRI Unit Tapak Paderi itu sendiri dan 9 orang merupakan debitur KUR. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan mendapatkan hasil penelitian: bahwa implementasi KUR pada BRI Unit Tapak Paderi Kota Bengkulu dilaksanakan oleh unsur pelaksana yaitu pihak BRI Unit Tapak Paderi Kota Bengkulu. Dalam pelaksanaannya juga telah dilakukan beberapa program dalam upaya kelancaran berjalannya KUR yaitu sosialisasi terhadap masyarakat dan pelatihan terhadap pegawai BRI Unit Tapak Paderi itu sendiri dengan tujuan supaya unsur pelaksana sangat mengerti dengan proses berjalannya KUR serta adanya monitoring dan evaluasi yang membahas keselurahan program KUR. Respon dari masyarakat banyak yang positif sehingga jumlah debitur KUR yang ada pada BRI Unit Tapak Paderi Kota Bengkulu yaitu berjumlah 1.054 sampai dengan oktober 2017. Proses pelaksanaan program KUR yang ada pada BRI Unit Tapak Paderi sudah didasari dengan SOP sehingga proses pelaksanaannya baik. Tetapi, peneliti menemukan program KUR tidak tepat sasaran karena di konsumsi oleh debitur yang tidak mempunyai usaha. Ada beberapa saran, pertama program sosialisasi KUR hendaknya di perhatikan lagi sehingga masyarakat sepenuhnya paham dengan program KUR, kedua hendaknya pengawasan diperketat sehingga program KUR tidak dikonsumsi oleh debitur yang tidak mempunyai usaha. Kata Kunci: Implementasi Kebijakan, Kredit Usaha Rakyat.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Public Administration
Depositing User: 022 Isran Elnadi
Date Deposited: 09 Jul 2018 07:20
Last Modified: 09 Jul 2018 07:27
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/15879

Actions (login required)

View Item View Item