IMPLEMENTASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR IMPLEMENTASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR IMPLEMENTASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMUNGUTAN PAJAK RESTORANDI KOTA BENGKULU

SOLEKHAH, IMROATUS and Roeliana, Loesida and Alimansyah, Alimansyah (2018) IMPLEMENTASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR IMPLEMENTASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR IMPLEMENTASI STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PEMUNGUTAN PAJAK RESTORANDI KOTA BENGKULU. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive
SKRIPSI IMROATUS SOLEKHAH.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only until 6 February 2018.
Available under License Creative Commons GNU LGPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Sistem pemungutan pajak restoran di Kota Bengkulu menggunakan Self Assesment System. Sistem ini menyebabkan beberapa masalah dalam hal pemungutan misalnya, kurangnya kesadaran wajib pajak dalam membayar pajak dan belum adanya pemahaman wajib pajak akan pentingnya pajak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi sistem pemungutan pajak restoran di Kota Bengkulu oleh Badan Pendapatan Daerah Kota Bengkulu. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui, mendapatkan data dan mendeskripsikan tentang implementasi sistem pemungutan pajak restoran di Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah Kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan teknik pemilihan informan menggunakan metode purposive sampling. Informan dalam penelitian ini, berjumlah 16 orang yang terdiri dari 7 orang pejabat yang berwenang, 9 orang wajib pajak restoran. Hasil penelitian yang peneliti lakukan di Badan Pendapatan Daerah Kota Bengkulu peneliti menemukan bahwa pihak terkait dalam pemungutan pajak restoran Kota Bengkulu adalah BAPENDA Kota Bengkulu dan wajib pajak. Pihak BAPENDA Kota Bengkulu sudah menjalankan tugasnya sesuai dengan Standar Operasional Prosedur Pelaksanaan Pajak Daerah Kota Bengkulu, akan tetapi masih ada wajib pajak yang belum memahami sepenuhnya mengenai siapa-siapa saja pihak terkait dalam pemungutan pajak restoran itu. BAPENDA Kota Bengkulu sudah menerapkan semua formulir yang digunakan, tetapi masih ada wajib pajak yang belum mengetahui dengan jelas formulirformulir apa yang digunakan oleh BAPENDA tersebut.Persyaratan administrasi dalam hal pembayaran pajak restoran belum sepenuhnya diterapkan dengan baik oleh BAPENDA Kota Bengkulu terbukti masih ada wajib pajak restoran yang tidak tahu persyaratan admnistrasi yang digunakan dalam pembayaran. Pembayaran, pelaporan dan penetapan pajak di BAPENDA Kota Bengkulu, ada dua cara pembayaran pajak yakni bisa membayar langsung ke BAPENDA, dan pada saat petugas penagihan datang untuk menagih pajak dilapangan, pelaporan data objek dan subjek pajak dapat dilakukan dengan dua cara, ketika penyelenggara restoran yang belum terdaftar melakukan pendataan kepada pihak BAPENDA dan ketika petugas lapangan datang untuk melakukan pengawasan, sedangkan penentuan besarnya pajak restoran Kota Bengkulu adalah 10 %. BAPENDA Kota Bengkulu dan pihak BAPENDA tersebut sudah menjalankan tugasnya dengan baik dalam hal penagihan pajak kepada wajib pajak restoran. Penetapan denda dan bunga bagi wajib pajak restoran Kota Bengkulu, BAPENDA Kota Bengkulu telah menetapkan denda kepada wajib pajak yang telat dalam membayar pajak akan tetapi untuk penetapan bunga belum diterapkan.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Public Administration
Depositing User: 022 Isran Elnadi
Date Deposited: 06 Feb 2018 01:57
Last Modified: 06 Feb 2018 01:57
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/15882

Actions (login required)

View Item View Item