EFEKTIVITAS PENERAPAN PRESENSI FINGER PRINT BERDASARKAN PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAM REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2014 PADA BALAI PEMASYARAKATAN KLAS II DI BENGKULU

MELIYANTI, PUTRI and Loesida, Roeliana and Alimansyah, Alimansyah (2017) EFEKTIVITAS PENERAPAN PRESENSI FINGER PRINT BERDASARKAN PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAM REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22 TAHUN 2014 PADA BALAI PEMASYARAKATAN KLAS II DI BENGKULU. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
skripsi PUTRI MELIYANTI.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (9MB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih banyaknya Pegawai Negeri Sipil yang tidak disiplin terutama dalam disiplin waktu kedatangan dan kepulangan jam kerja. Oleh karena itu untuk meningkatkan disiplin dari para pegawai yang masih sering terlambat datang dan pulang kantor, pemerintah khususnya di kota Bengkulu menerapkan aturan untuk menggunakan sistem pencatatan kehadiran melalui mesin Fingerprint. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui, mendapatkan data, dan selanjutnya mendeskripsikan tentang efektivitas penerapan presensi fingerprint berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2014 pada Balai Pemasyarakatan Klas II di Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan teknik pemilihan informan menggunakan metode purposive sampling. Informan dalam penelitian ini, berjumlah 10 orang yang terdiri dari Kepala Balai Pemasyarakatan, Kepala Tata Usaha, 3 orang staff admin, 2 Bimbingan Klien Anak, dan 3 orang Bimbingan Klien Dewasa. Penelitian ini terdiri dari 2 aspek yaitu 1.Pencatatan kehadiran pada mesin pencatat (datang, istirahat, kembali setelah istirahat, dan pulang), 2.Pencatatan manual dilakukan apabila terjadi masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan presensi finger print dapat meningkatkan disiplin kehadiran pegawai, di lihat dari pencapaian target dimana dari hasil data presensi finger print yang dilakukan sebanyak 4x finger print dalam 1 hari pada Kantor Balai Pemasyarakatan Kelas II Bengkulu terlihat sudah banyak pegawai yang datang dan pulang kerja sesuai dengan aturan jam kerja yang ditentukan dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2014. Semenjak diberlakukannya aturan menggunakan Finger print para pegawai lebih disiplin lagi untuk waktu kedatangan, istirahat, kembali setelah istirahat, dan pulang . Hasil dari aspek pertama Pegawai dapat dinilai sudah disiplin untuk jam datang, istirahat, kembali setelah istirahat dan pulang ke kantor sesuai dengan jam kerja yang ditentukan tetapi belum optimal karena dari 10 informan sekitar 3 sampai 4 orang yang datang dan pulang kerja tidak sesuai aturan jam kerja, Hasil aspek yang kedua presensi manual di Bapas dilakukan apabila terdapat kendala, sejauh ini dalam penerapan finger print yang menjadi kendalanya ialah seperti mati lampu, jaringan error sehingga pegawai tidak bisa setor jari, dan mesin finger mengalami kesulitan untuk menginput data pegawai dikarenakan jari pegawai basah disaat setor jari ke msein finger print. Kata Kunci : Efekivitas, Fingerprint, Disiplin Pegawai

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Public Administration
Depositing User: 022 Isran Elnadi
Date Deposited: 28 Feb 2018 03:17
Last Modified: 28 Feb 2018 03:17
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/16085

Actions (login required)

View Item View Item