PENGARUH JENIS DAN DOSIS PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG UNGU (Solanum melongena L.)

Darmina, Darmina and Nanik, Setyowati and Mohammad, Chozin (2020) PENGARUH JENIS DAN DOSIS PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG UNGU (Solanum melongena L.). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
SKRIPSI DARMINA pdf.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Terung (Solanummelongena L.) merupakan tanaman sayuran yang berasal dari daerah tropis. Budidaya terung ungu dilakukan baik di dataran tinggi maupun dataran rendah. Kegiatan pemupukan merupakan faktor penting bagi pertumbuhan dan hasil tanaman. Baik pupuk sintetik maupun pupuk organik dapat digunakan dalam budidaya terung. Pupuk organik dapat berasal dari sisa-sisa tanaman maupun kotoran hewan. Jenis Pupuk kandang antara lain kotoran ayam, kotoran kambing, kotoran sapi dan kotoran hewan ternak lainnya. Kandungan unsur hara yang terdapat didalam pupuk kandang secara umum lebih rendah dibandingkan pupuk sintetik. Meskipun unsur hara yang terkandung didalam pupuk organik relative rendah, namun dapat memperbaiki kesuburan tanah serta meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Kompos berasal dari tumbuhan, hewan, dan limbah organik yang telah mengalami proses dekomposisi atau fermentasi. Berbagai jenis tumbuhan dapat digunakan untuk bahan kompos, termasuk diantaranya adalah tusuk konde (Wedeliatrilobata L.) dan kirinyuh (Chromolaenaodorata L.). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis dan dosis pupuk organik terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil terung ungu serta menentukan interaksi antara jenis dan dosis pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil terung ungu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2019 sampai Juli 2019 di Kebun Percobaan Laboratorium Agronomi, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu. Percobaan disusun secara factorial dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah jenis pupuk organik yang terdiri dari pupuk kandang ayam, pupuk kandang sapi, pupuk kompos wedelia dan pupuk kompos kirinyuh. Faktor kedua adalah dosis pupuk organik yang terdiri dari 5 ton/ha, 10 ton/ha, dan 15 ton/ha. Sebagai control adalah tanpa pemupukan. Dari kedua faktor tersebut diperoleh 12 kombinasi perlakuan dari setiap kombinasi perlakuan diulang 3 kali sehingga diperoleh 36 unit percobaan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jenis pupuk organik berpengaruh terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, kehijauan daun, jumlah cabang, bobot brangkasan tanaman, jumlah buah/tanaman dan bobot buah/tanaman. Pupuk kandang ayam pengaruhnya lebih baik terhadap pertumbuhan tanaman dibandingkan jenis pupuk lainnya. Sedangkan pupuk kompos wedelia dan kompos kirinyuh pengaruhnya tidak berbeda baik terhadap tumbuhan dan hasil tanaman. Dosis pupuk organik tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu. Terdapat interaksi antara jenis dan dosis pupuk organik terhadap tinggi tanaman dan bobot buah/tanaman.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agroecotechnology
Depositing User: sugiarti sugiarti
Date Deposited: 05 Oct 2023 01:15
Last Modified: 05 Oct 2023 01:15
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/16632

Actions (login required)

View Item View Item