PENGARUH LAMA AERASI DAN JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA DENGAN SISTEM HIDROPONIK RAKIT APUNG

Yudha, Parna Raya Turnip and Yulian, Yulian and Supanjani, Supanjani (2020) PENGARUH LAMA AERASI DAN JENIS MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA DENGAN SISTEM HIDROPONIK RAKIT APUNG. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
SKRIPSI Yudha Parna Raya (E1J015108).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (7MB)

Abstract

Selada keriting merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak digemari, kaya akan gizi seperti serat, vitamin A dan C, serta kaya akan Ca dan P. Menurunnya luasan lahan pertanaman untuk bercocok tanam sehingga diperlukan suatu sistem bercocok tanam yang dapat menggunakan lahan sempit tanpa mengurangi produktivitas pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendapatkan perlakuan terbaik antara pengaturan lama aerasi pada larutan/zona perakaran dengan jenis media tumbuh terhadap pertumbuhan dan hasil selada keriting (2) Menentukan lama pemberian aerasi pada larutan maupun zona perakaran yang optimum pada pertumbuhan dan hasil selada keriting dengan media tumbuh yang berbeda secara hidroponik dan (3) Menentukan jenis media tumbuh yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil selada keriting secara hidroponik . Penelitian dilaksanakan pada bulan April-Mei 2019, di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian UNIB Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu lama pemberian aerasi terdiri dari 4 taraf yaitu: T0: tanpa pemberian aerasi, T1: aerasi 3 jam T2: aerasi 6 jam, T3: aerasi 9 jam, faktor kedua yaitu jenis media tanam terdiri dari 3 jenis yaitu M1: rockwool, M2: vermikulit dan M3: hidroton. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji F taraf 5 %. Apabila terdapat berbeda nyata antar perlakuan akan dilakukan uji PO (Polinomial Ortogonal) untuk lama pemberian aerasi dan untuk mengetahui jenis media tanam uji DMRT (Ducan’s Multiple Range Test) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara lama pemberian aerasi dan jenis media terhadap tinggi tanaman 5 minggu setelah tanam, jumlah daun 5 minggu setelah tanam, berat segar tanaman, berat akar, dan panjang akar. Pemberian aerasi 9 jam dengan media vermikulit memberikan hasil yang terbaik pada variabel tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar tanaman, dan panjang akar tanaman.. Media vermikulit merupakan media tanam yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil selada hidroponik.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agroecotechnology
Depositing User: sugiarti sugiarti
Date Deposited: 05 Oct 2023 02:25
Last Modified: 05 Oct 2023 02:25
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/16652

Actions (login required)

View Item View Item