HUBUNGAN TINGKAT STRES TERHADAP PERUBAHAN POLA MENSTRUASI PADA MAHASISWI POLTEKKES PPROVINSI BENGKULU

Lorena, Esti and Samwilson, Slamet (2014) HUBUNGAN TINGKAT STRES TERHADAP PERUBAHAN POLA MENSTRUASI PADA MAHASISWI POLTEKKES PPROVINSI BENGKULU. JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PROVINSI BENGKULU, 2 (4). pp. 430-440. ISSN 2337-9014

[img]
Preview
Text (Journal)
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (828kB) | Preview

Abstract

Seorang perempuan akan sering mengalami keluhan-keluhan menjelang menstruasi atau disebut premenstrual syndrome yang biasanya dimulai satu minggu sampai dengan beberapa hari sebelum datangnya menstruasi dan menghilang sesudah menstruasi datang walaupun kadang terus berlanjut sampai menstruasi berhenti. Sebanyak 95% perempuan Indonesia mengalami gejala premenstruasi. Sindrom premenstruasi sedang hingga berat diderita berturut-turut oleh 3,9% dan 1,1%, angka tersebut lebih rendah dibanding perempuan Barat. Gejala dari premenstrual syndrome meliputi sakit kepala, nyeri perut (dismenorea), sulit konsentrasi, diare, konstipasi, buah dada nyeri, sering merasa lelah, berdebar-debar, depresi, mudah tersinggung, mudah marah, tegang, gelisah, sensitif, rasa cemas, perasaan labil. Bahkan beberapa perempuan mengalami depresi ringan sampai sedang saat sebelum mendapat menstruasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain suatu deskriptif- analitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional) untuk mempelajari hubungan tingkat stres terhadap perubahan pola menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian dismenorea pada mahasiswi Jurusan Keperawatan Poltekkes Provinsi Bengkulu. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswi poltekkes Propinsi Begkulu Tahun 2013 yang berjumlah 100 orang. Hasil Analisi yang dilakukan untuk melihat hubungan kedua variabel ordinal yaitu tingkat stres dan pola menstruasi dengan menggunakan Chi Square Test dengan tara f signi fikasi (a) 0,05 atau ti ngkat keperc a yaan 95%. Pola menstruasi yang dialami oleh mahasiswi tahun 20013 yaitu sebanyak 52 orang (52%) yang Poltekkes Propinsi Begkulu Tahun 2013 mengalami perubahan sedangkan 48 orang (48%) tidak mengalami perubahan pola menstruasi Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat stress terhadap perubahan pola menstruasi pada mahasiswi Poltekkes Provisi Bengkulu tahun 20013 dengan nilai X2 = 7,99 dan nilai p value = 0,005

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty Of Medicine > Department Of Medical Science
Depositing User: 161 Septi Septi
Date Deposited: 30 May 2018 01:56
Last Modified: 30 May 2018 02:23
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/16740

Actions (login required)

View Item View Item