TEKNIK KOMUNIKASI ORANG TUA TERHADAP ANAK PENYANDANG AUTIS (Studi pada Keluarga Anak Penyandang Autis di Sekolah Khusus dan Layanan Khusus Mutiara Bunda Kota Bengkulu)

Handayani, Miti and Azhar, Marwan and Susri , Adeni (2011) TEKNIK KOMUNIKASI ORANG TUA TERHADAP ANAK PENYANDANG AUTIS (Studi pada Keluarga Anak Penyandang Autis di Sekolah Khusus dan Layanan Khusus Mutiara Bunda Kota Bengkulu). Undergraduated thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNIB.

[img] Text
SKRIPSI MITI HANDAYANI-2.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Orang tua adalah komponen keluarga yang terdiri dari ayah dan ibu, dan merupakan hasil dari sebuah ikatan perkawinan yang sah yang dapat membentuk sebuah keluarga. Orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik, mengasuh, membimbing anak-anaknya untuk mencapai tahapan tertentu yang menghantarkan anak untuk siap dalam kehidupan bermasyarakat. Orang tua yang memiliki anak normal tentunya berbeda dengan orang tua yang memiliki anak kebutuhan khusus seperti autis. Upaya yang dilakukan orang tua dalam membimbing anaknya adalah dengan meningkatkan keterampilan komunikasi. Komunikasi orang tua dengan anak autis membutuhkan teknik khusus agar pesan yang disampaikan dapat diterima oleh anak autis baik secara verbal maupun non verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana teknik komunikasi orang tua terhadap anak autis dirumah dan untuk mengetahui hambatan yang terjadi ketika berlangsungnya komunikasi dan interaksi orang tua pada anak autis dirumah. Data penelitian diperoleh melalui tahapan wawancara terbuka dengan berbagai informan, observasi dan dokumentasi hasil analisis data diuji keabsahannya dan menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada saat berkomunikasi orang tua menggunakan teknik komunikasi persuasif dan teknik komunikasi hubungan manusiawi. Yang mana penggunaan teknik komunikasi persuasif yaitu dengan menggunakan media gambar sebagai upaya untuk membantu dalam berkomunikasi, menggunakan bahasa Indonesia baku, penyampaian pesan dengan bahasa lembut serta pengucapan yang berulang-ulang. Teknik komunikasi hubungan manusiawi digunakan melalui kedekatan emosional berupa: sentuhan, kontak mata, pelukan, ciuman serta memperhatikan kondisi kejiwaan anak. Hambatan yang sering terjadi ketika orang tua berkomunikasi dengan anak autis adalah hambatan psikologis karena kondisi anak yang tidak bisa berkomunikasi dengan cepat, anak yang tidak bisa diam, mengamuk kalau kehendaknya tidak tecapai. Hambatan ekologis disebabkan oleh gangguan lingkungan dalam proses berlangsungnya komunikasi. Hambatan tersebut adalah lingkungan fisik atau rumah yang berupa kondisi ruangan, kebisingan dari luar dan di dalam rumah.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: J Political Science > JF Political institutions (General)
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Communication
Depositing User: 014 Abd. Rachman Rangkuti
Date Deposited: 19 Nov 2013 11:29
Last Modified: 19 Nov 2013 11:29
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/1713

Actions (login required)

View Item View Item