PENGARUH PRODUCT PLACEMENT PADA ACARA TELEVISI TERHADAP BRAND AWARENESS DAN DAMPAKNYA PADA NIAT MEMBELI ULANG PRODUK (Studi Pada Produk Kopi Torabika Duo pada Acara Stand-up Comedy Academy Indosiar)

Julianda Subekti, Wiwit and Muhartini, Salim and Sularsih, Anggarawati (2024) PENGARUH PRODUCT PLACEMENT PADA ACARA TELEVISI TERHADAP BRAND AWARENESS DAN DAMPAKNYA PADA NIAT MEMBELI ULANG PRODUK (Studi Pada Produk Kopi Torabika Duo pada Acara Stand-up Comedy Academy Indosiar). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
Tesis Wiwit Julianda Subekti_compressed.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Strategi brand placement atau product placement adalah strategi kegiatan penempatan nama merek, produk, kemasan produk, lambang atau logo tertentu dalam sebuah film, acara televisi ataupun media lainnya untuk meningkatkan ingatan Audience akan merek tersebut dan untuk merangsang terciptanya pembelian. Product placement dilakukan secara halus dan merupakan satu kesatuan dengan media yang digunakan sehingga visibilitas merek menjadi terangkat, product placement yang menonjol sebagai strategi pemasaran merupakan cara langsung untuk memperoleh keuntungan komersial dari konteks dan lingkungan dimana produk itu ditampilkan atau digunakan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh product placement terhadap brand awareness dan dampaknya pada repurchase intention pada product placement Kopi Torabika Duo dalam acara Stand Up Comedy di Indosiar. Penelitian ini menggunakan teori TPB (Theory of Planned Behavior) dari Ajzen (2005) yang mengkaitkan faktor product placement dan brand image terhadap repurchase intention. Sementara itu, untuk keterkaitan variabel didasarkan pada pendapat Luz et al. (2003). Dugaan awal penelitian menunjukkan bahwa product placement dan brand image memiliki pengaruh terhadap repurchase intention. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner kepada responden menggunakan media online (online survey). Sampel yang digunakan dalam analisis adalah 220 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengaruh product placement terhadap brand awareness adalah signifikan. Hasil ini memberikan arti bahwa jika semakin tinggi atau semakin baik product placement dipersepsikan oleh konsumen, maka brand awareness konsumen akan semakin tinggi; (2) Pengaruh product placement terhadap repurchase intention adalah tidak signifikan. Hasil ini memberikan arti bahwa jika semakin tinggi atau semakin baik product placement dipersepsikan oleh konsumen, tidak mampu mempengaruhi repurchase intention konsumen; (3) Pengaruh brand awareness terhadap repurchase intention adalah signifikan. Hasil ini memberikan arti bahwa jika semakin tinggi atau semakin baik brand awareness konsumen pada produk kopi Torabika Dud, maka repurchase intention konsumen akan semakin tinggi; dan (4) Brand awareness memiliki peran mediasi pada pengaruh product placement terhadap repurchase intention pada produk kopi Torabika Duo. Kriteria mediasi yang terjadi adalah fully mediation. Fully mediation, artinya variabel independen tidak mampu memengaruhi secara signifikan variabel dependen tanpa ada variabel mediator. Hal ini berarti bahwa keberadaan variabel mediator (brand awareness) sangat penting dalam pengaruh product placement dan repurchase intention. Penelitian ini berimplikasi pada upaya meningkatkan keinginan konsumen untuk membeli atau membeli ulang melalui strategi product placement melalui peningkatan brand awareness sebuah produk. Oleh karena itu, strategi-strategi yang dapat dilakukan pemasar atau pengiklan antara lain: Pertama, Penggunaan product placement pada acara televisi hendaknya lebih ditekankan pada aspek visual. Hal ini dikarenakan efek visual (gambar) terhadap produk yang di-placement-kan akan terlihat jelas dan mampu diingat oleh audiens (konsumen), sehingga apabila merek tersebut muncul, akan diingat oleh konsumen dan kedua, Pemasar dalam menggunakan media product placement dalam meningkatkan brand awareness adalah lebih menekankan pada brand recognition atau kognisi terhadap merek. Brand recognition merupakan persepsi penerima pesan terhadap merek itu sendiri. Merek lebih mengarah pada nilai intangible dari suatu produk yang ditawarkan. Saran-saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut: (1) Bagi produsen kopi Torabika Duo, hendaknya meningkatkan penggunaan strategi promosi sroduct placement untuk meningkatkan brand awareness konsumen melalui event-event atau program-program televisi baik yang disiarkan secara live/on air maupun off air. Dengan menanamkan brand awareness produk kepada konsumen, akan dapatmempengaruhi perilaku konsumen, terutama perilaku pembeliannya; (2) Brand awareness yang tinggi pada produk kopi Torabika Duo akan membuat konsumen loyal terhadap produk tersebut, sehingga memiliki kecenderungan untuk membeli atau membeli ulang. Oleh karena itu, menanamkan merek yang positif akan membuat konsumen mampu mengingat produk dengan baik, saat mereka melihat merek produk ada di depan mata mereka; dan (3) Repurchase intention terjadi karena berbagai faktor pendorong, seperti product placement dan brand awareness. Oleh karena itu, agar dapat meningkatkan keinginan konsumen membeli/membeli kembali produk, maka brand awareness produk dapat ditanamkan di pikiran konsumen melalui strategi product placement.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Postgraduate Program > Magister Manajemen
Depositing User: 56 nanik rahmawati
Date Deposited: 15 Feb 2024 02:37
Last Modified: 15 Feb 2024 02:37
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/17536

Actions (login required)

View Item View Item