MANAJEMEN PEMELIHARAAN DAN JALUR PEMASARAN TERNAK BABI DI KECAMATAN SIBORONGBORONG KABUPATEN TAPANULI UTARA

Nababan, Leo Darno and Dadang, Suherman and Basyarudin, Zain (2018) MANAJEMEN PEMELIHARAAN DAN JALUR PEMASARAN TERNAK BABI DI KECAMATAN SIBORONGBORONG KABUPATEN TAPANULI UTARA. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI LENGKAP_LEO DARNO 11 12 2017.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Ternak babi merupakan salah satu komoditas ternak potong yang potensial sebagai penghasil daging dalam pemenuhan gizi masyarakat dan untuk memenuhi kebutuhan lainnya, seperti untuk upacara adat perkawinan dan upacara adat kematian. Jumlah populasi ternak babi di Kabupaten Tapanuli Utara pada tahun 2015 sebanyak 160.222 ekor. Suatu usaha peternakan dapat berkembang, jika setiap peternak mengetahui dan dapat mengaplikasikan jalur pemasaran yang efisien. Umumnya pemasaran ternak babi melibatkan beberapa pelaku pemasaran, diantaranya pedagang besar, pengepul, penyalur, dan pengecer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pemeliharaan dan jalur pemasaran ternak babi pada peternak rakyat di Kecamatan Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian ini dimulai pada bulan September 2016 dengan metode wawancara dan pengisian kuisioner. Data yang diperoleh ditabulasikan dan disajikan dalam bentuk tabel lalu dibahas secara deskriftif. Responden di kecamatan siborongborong sebanyak 40 orang peternak. Hasil penelitian menunjukkan ternak babi asli indonesia (lokal) dan hasil persilangan sendiri. Perkawinan dilakukan secara alami (80%) dan inseminasi buatan (20%) dengan rasio perkawinan dominan 1:1 - 1: 6 ekor betina (87,5%). Pembangunan kandang dibuat secara permanen dengan berantapkan seng dan berlantai semen. Dinding kandang terbuat dari beton. Kandang yang tersedia kandang pejantan, kandang kelompok penggemukan dan kandang indukan. Pakan utama yang diberikan dedak konsentrat, jagung. Pemberian pakan dominan pada pagi dan sore hari (67,5%). Pencegahan penyakit dilakuakan dengan cara membersihkan kandang secara rutin. Jalur pemasaran ternak babi terdiri dari empat bentuk, yaitu sistem jalur pemasaran meliputi jalur pemasaran I, jalur pemasaran II, jalur pemasaran III dan jalur pemasaran IV. (Program Studi Peternakan Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu)

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 04 Apr 2019 04:54
Last Modified: 04 Apr 2019 04:54
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/17693

Actions (login required)

View Item View Item