ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH PROVINSI DI INDONESIA

Ario Suwares, Thomas and Sunoto, Sunoto and Yefriza, Yefriza (2022) ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH PROVINSI DI INDONESIA. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
Skripsi Thomas Ario (C1A015078).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Penerapan otonomi daerah bertumpu kepada dua dimensi yaitu desentralisasi administratif dan desentralisasi keuangan. Kedua dimensi tersebut menunjukkan konsep dan arah dari kebijakan desentralisasi fiskal dan salah satu tujuan utama dari desentralisasi fiskal adalah kemandirian daerah. Salah satu indikasi yang menunjukkan daerah menjadi lebih mandiri adalah dengan meningkatnya Kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam hal pembiayaan daerah. Pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan PAD dengan menggali dan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki oleh masing-masing daerah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan keuangan daerah provinsi di Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa data Laporan Realissi Anggaran Provinsi di Indonesia yang diperoleh dari Dirjen Perimbangan Anggaran Kementrian Keuangan Republik Indonesia, diakses melalui laman www.djpk.co.id Tahun 2013-2020. Metode analisis data digunakan adalah analisis rasio keuangan dan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil bahwa: (1) Rasio kemandirian keuangan Pemerintah Provinsi di Indonesia rata-rata sebesar 26,45% yang berada pada kategori sedang (berada pada rentang nilai >25%-50%). Hasil berarti bahwa Pemerintah Provinsi di Indonesia memiliki ketergantungan yang cukup tinggi pada Pemerintah Pusat; (2) Rasio derajat desentralisasi fiskal Pemerintah Provinsi di Indonesia berada pada kategori rendah dengan nilai rata rata rasio sebesar 14,99%. Hasil ini berarti bahwa kemampuan pemerintah mendapatkan PAD relative rendah (berada pada rentang nilai 0%-25%; (3) Rasio kemampuan rutin Pemerintah Provinsi di Indonesia berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata rasio sebesar 69,60% (berada pada rentang nilai >50% 100%). Hal ini menunjukkan bahwa total belanja rutin yang dialokasikan dari pendapatan daerah yang diterima Pemerintah Provinsi di Indonesia; (4) Rasio aktivitas belanja modal Pemerintah Provinsi di Indonesia berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata rasio sebesar 20,91% (berada pada rentang nilai 0% - 25%). Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah Provinsi memiliki rasio aktivitas yang rendah dalam pembangunan daerah, di mana alokasi belanja daerah relative lebih besardan (5) Rasio pertumbuhan Provinsi Bengkulu berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 37,25% (berada pada rentang nilai >25 50%). Hasil ini memberikan gambaran bahwa Pemerintah Provinsi di Indonesia masih belum optimal dalam menggali sumber-sumber PAD sebagai upaya meningkatkan pendapatan asli daerah. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa rata-rata rasio keuangan daerah Pemerintah Provinsi di Indonesia berada pada kategori rendah, sehingga pola hubungan yang terbangun antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah adalah instruktif. Berdasarkan hasil-hasil tersebut, implikasi hasil penelitian yang dapat dilakukan bagi daerah yang masih memiliki rasio keuangan yang rendah dan rendah adalah (1) Guna meningkatkan kemandirian daerah, derajat desentralisasi fiskal dan rasio pertumbuhan, Pemerintah Provinsi di Indonesia harus dapat mengoptimalkan penerimaan daerah khususnya pada intensifikasi dan ekstensifikasi PAD melalui kegiatan identifikasi atau penggalian sumber-sumber PAD yang selama ini belum tergali dan (2) Guna meningkatkan rasio aktivitas dan indeks kemampuan rutin pemerintah kabupaten/kota induk dan pemekaran di Indonesia harus mengalokasikan belanja daerah dengan proporsi yang berimbang. Artinya, alokasi belanja rutin dan belanja pembangunan dilakukan dengan proporsi yang tepat, sehingga pemerataan pembangunan di daerah cepat tercapai.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Economy > Department of Development Economics
Depositing User: 56 nanik rahmawati
Date Deposited: 25 Mar 2024 07:43
Last Modified: 25 Mar 2024 07:43
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/17804

Actions (login required)

View Item View Item