PERTUMBUHAN KAYU BAMBANG LANANG (MICHELIA CHAMPACA) POLA MONOKULTUR DAN AGROFORESTRY PADA KEBUN RAKYAT DI DESA SURO ILIR KECAMATAN UJAN MAS KABUPATEN KEPAHIANG

Irawan, Ade and Syafrin, Tiaif and Edi, Suharto (2018) PERTUMBUHAN KAYU BAMBANG LANANG (MICHELIA CHAMPACA) POLA MONOKULTUR DAN AGROFORESTRY PADA KEBUN RAKYAT DI DESA SURO ILIR KECAMATAN UJAN MAS KABUPATEN KEPAHIANG. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
CETAK SKRIPSI ADE IRAWAN.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (5MB)

Abstract

Bambang lanang (Michelia champaca) dikenal oleh masyarakat lokal dengan nama bambang, medang bambang. Di Bengkulu, budidaya bambang lanang telah berkembang terutama di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Bengkulu Utara dengan sistem penanaman campuran dengan tanaman perkebunan seperti kopi dan sawit. Penelitian dilaksanakan pada bulan November - Desember 2017 di dua lokasi yaitu lahan dengan pola agroforestry dan monokultur milik masyarakat di desa Suro Ilir Kec amatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang. Bahan dalam penelitian ini yaitu tegakan bambang lanang (Michelia champaca) pada lahan dengan pola monokultur dan agroforestry. Data primer atau data utama yang dikumpulkan di dalam penelitian ini adalah data tentang diameter, tinggi (tinggi total dan tinggi bebas cabang), dan riap diameter setinggi dada. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa pertumbuhan pola agroforestry lebih baik dari pada pola monokultur. Hal ini ditunjukan oleh kenampakan diameter dan tinggi. Ratarata diameter pola agroforestry sebesar 26,5 centimeter, dengan nilai standar deviasi 3,894, dari kisaran data diameter berada antara 16,24 - 31,21 centimeter. Rata-rata diameter pola monokultur sebesar 17,19 centimeter, dengan nilai standar deviasi 6,526, dari kisaran data diameter berada antara 10 – 29 centimeter. Hasil pengukuran rata-rata tinggi pola agroforestry sebesar 13,8 meter, dengan nilai standar deviasi 2,077, dari kisaran data tinggi berada antara 10 – 17 meter. Rata-rata tinggi pola monokultur sebesar 11,31 meter, dengan nilai standar deviasi 2,386, dari kisaran data tinggi berada antara 8 – 16 meter. Sementara hasil pengukuran rata-rata tinggi bebas cabang (TBC) pola agroforestry sebesar 8,231 meter, dengan nilai standar deviasi sebesar 1,363, dari kisaran data tinggi bebas cabang (TBC) berada antara 6 – 10,5 meter. Rata-rata pengukuran tinggi bebas cabang (TBC) pola monokultur sebesar 6,813 meter, dengan nilai standar deviasi 1,231, dari kisaran data tinggi bebas cabang (TBC) berada antara 5 – 9 meter. Kata kunci : pertumbuhan, bambang lanang, monokultur, agroforestry

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Forestry
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 23 Apr 2019 09:04
Last Modified: 23 Apr 2019 09:04
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/18349

Actions (login required)

View Item View Item