PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG FERMENTASI KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca normalis) DENGAN FERMENTOR YANG BERBEDA TERHADAP ORGANOLEPTIK AYAM BROILER

Milda, Milda and Yosi, Fenita and Urip, Santoso (2018) PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG FERMENTASI KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca normalis) DENGAN FERMENTOR YANG BERBEDA TERHADAP ORGANOLEPTIK AYAM BROILER. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
MELLA ANNISA_SKRIPSI.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Dewasa ini, kebutuhan masyarakat terhadap daging ayam broiler semakin meningkat. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan tersebut masyarakat umumnya menghendaki daging ayam broiler yang warna kemerah-merahan, rasa yang lebih enak, kurang amis, dan tekstur yang lebih empuk. Zat besi dan protein dalam pakan sangat dibutuhkan dalam pembentukan mioglobin. Sementara kalium dan asam glutamat merupakan senyawa aktif dalam pembentukan rasa daging. Untuk mengatasi kendala dalam biaya pakan broiler maka dilakuakan pemanfaatan limbah hasil pertanian yang mampu untuk memenuhi kebutuhan ternak tersebut. Limbah yang dapat diolah menjadi bahan pakan ternak yaitu limbah pisang kepok (Musa paradisiaca normalis). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian tepung kulit pisang kepok (Musa paradisiaca normalis) yang difermentasi dengan fermentor Neurospora sp, Effectife Microorganism - 4 (EM-4), dan Rhizopus oryzae terhadap organoleptik broiler. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari - Maret 2018, berlokasi di Kandang Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan yaitu: P0 : Menggunakan 10% tepung kulit pisang tanpa fermentasi (KPTF), P1 : Menggunakan 10% tepung kulit pisang yang di fermentasi dengan Neurospora sp, (KPFNS), P2 : Menggunakan 10% tepung kulit pisang yang di fermentasi dengan Effectif Microorganism - 4 (EM-4) (KPF EM-4), P3 : Menggunakan 10% tepung kulit pisang yang di fermentasi dengan Rhizopus oryzae (KPFRO). 80 ekor ayam broiler umur 21 hari didistribusikan ke dalam 20 petak kandang perlakuan. Ayam dipanen pada umur 42 hari dengan mengambil sampel 1 ekor ayam di setiap ulangan pada masing-masing perlakuan. Pariabel yang diamati dalam penelitian ini adalah uji organoleptik uji warna daging (sebelum dimasak), uji rasa daging, uji bau daging, dan uji tekstur daging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor warna daging P2 (2,4) lebih tinggi dibanding perlakuan lainnya. Skor warna daging pada perlakuan lainya dengan kisaran 1,32, skor rasa daging daging P0 mendapatkan nilai 3, P1 dan P2 mendapatkan nilai 4,sedangkan untuk P3 mendapatkan nilai 3. Skor bau daging P0-P2 mendapatkan nilai 4 sedangkan P3 menurun menjadi 3. Dan skor tekstur daging P1 dengan nilai 4, tertinggi pada perlakuan P1 dengan nilai 5, P2 dan P3 dengan nilai 4. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung fermentasi kulit pisang kepok (Musa paradisiaca normalis) terhadap organoleptik ayam broiler penggunaan tepung kulit pisang yang difermentasi dengana EM-4 dapat meningkatkan warna dan rasa daging, sedangkan yang difermentasi dengan Neurospora sp. meningkatkan tekstur daging. Kata kunci : ayam broiler, tepung kulit pisang kepok, fermentasi, organoleptik

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 25 Apr 2019 04:34
Last Modified: 25 Apr 2019 04:34
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/18466

Actions (login required)

View Item View Item