PENGARUH IMBANGAN FESES SAPI DAN KULIT BIJI KOPI TERHADAP REPRODUKSI CACING TANAH (Pheretima sp)

Gani, Muhajir Abdul and Bieng, Brata and Jarmuji, Jarmuji (2018) PENGARUH IMBANGAN FESES SAPI DAN KULIT BIJI KOPI TERHADAP REPRODUKSI CACING TANAH (Pheretima sp). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
Muhajir Abdul Gani_E1C104088 (SKRIPSI).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Cacing tanah merupakan salah satu jenis fauna yang ikut melengkapi khasana hayati fauna indonesia dan termasuk kedalam kelompok hewan tingkat rendah, tidak bertulang belakang (Invertebrata) dan merupakan kelompok annelida atau cacing bersegmen. Ada beberapa manfaat dari cacing tanah (Pheretima sp) diantaranya yaitu pakan ternak dan bahan pembuatan kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh manakah yang paling baik dari ke empat perlakuan dengan menggunakan imbangan feses sapi dan kulit biji kopi terhadap reproduksi cacing tanah (Pheretima sp). Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 6 maret 2018 sampai 4 mei 2018 bertempat di Pondokan iyon Jl. Pematang Said Kel. Kandang limun Universitas Bengkulu, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan masing-masing ulangan menggunakan 10 ekor cacing tanah (Pheretima sp) umur 2-3 hari. Perlakuan yang diuji adalah P1 = 100 % feses sapi, P2 = 90% feses sapi dan 10% kulit biji kopi, P3 = 80% feses sapi dan 20% kulit biji kopi, P4 = 70% feses sapi dan 30% kulit biji kopi. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan apabila ada perbedaan nyata dilanjutkan dengan uji Duncan’s Mult ipl e Range T es t (DMRT). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian media 70% feses sapi dan 30% kulit biji kopi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap perkembangan klitelium, berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap jumlah anak, dan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap jumlah anak per induk cacing tanah (Pheretima sp). Dari hasil uji lanjut dengan uji DMRT dapat disimpulkan bahwa campuran media 70% feses sapi dan 30% kulit biji kopi memeberikan pengaruh yang lebih baik terhadap perkembangan klitelium, jumlah anak dan jumlah anak per induk cacing tanah (Pheretima sp).

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 25 Apr 2019 04:42
Last Modified: 25 Apr 2019 04:42
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/18467

Actions (login required)

View Item View Item