PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HAYATI MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KALIANDRA (Calliandra callothyrsus) DI TANAH BEKAS TAMBANG BATUBARA

Fazalillah, Rahmad and Edi, Soetrisno and Tris, Akbarillah (2018) PENGARUH PEMBERIAN PUPUK HAYATI MIKORIZA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KALIANDRA (Calliandra callothyrsus) DI TANAH BEKAS TAMBANG BATUBARA. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
JURNAL SKRIPSI RAHMAD FAZALILLAH.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (4MB)

Abstract

Reklamasi adalah usaha memperbaiki lahan yang rusak sebagai akibat kegiatan usaha pertambangan, agar dapat berfungsi secara optimal sesuai dengan kemampuan. Beberapa kendala yang dihadapi dalam upaya reklamasi tanah bekas tambang batubara ini adalah miskinnya unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman dan rendahnya kualitas fisik pada tanah bekas tambang batubara. Adapun upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki tanah bekas tambang batubara yang telah rusak yaitu dengan penanaman pohon tanaman pionir dengan penambahan stater pupuk hayati (mikoriza). Pupuk hayati (mikoriza) dalam mengatasi kerusakan tanah bekas tambang batubara membutuhkan asupan nutrient untuk kebutuhan hidup dan perkembangannya. Upaya yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pupuk hayati (mikoriza) adalah dengan melakukan aplikasi pemupukan, diantaranya memberikan pupuk organik seperti pupuk kandang kambing. Selain itu dengan adanya perbaikan lahan bekas tambang batubara diharapkan nantinya dapat dimanfaatkan sebagai lahan pakan ternak. Salah satu cara untuk mengetahui manfaat dari pupuk hayati (mikoriza) dalam memperbaiki tanah bekas tambang yang telah rusak yaitu dengan menanam tanaman turi di tanah bekas tambang batubara dan mengukur pertumbuhannya. Kaliandra adalah salah satu tanaman yang tahan kekeringan dan memiliki potensi yang sangat tinggi sebagai pakan ternak baik ternak ruminansia maupun non ruminansia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian pupuk hayati mikoriza terhadap pertumbuhan tanaman Kaliandra (Calliandra callothyrsus) di tanah bekas tambang batubara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember-Januari 2018. Berlokasi di Lahan Commersial Zone of Animal Laboratory Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 5 perlakuan dan 12 ulangan P0: tanah bekas tambang batubara + 2:1 pupuk kandang kambing sebagai kontrol, P1: tanah bekas tambang batubara + 2:1 pupuk kandang kambing + 2,5 gram mikoriza, P2: tanah bekas tambang batubara + 2:1 pupuk kandang kambing + 3,5 gram mikoriza, P3: tanah bekas tambang batubara + 2:1 pupuk kandang kambing + 4,5 gram mikoriza, P4: tanah bekas tambang batubara + 2:1 pupuk kandang kambing + 5,5 gram mikoriza. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah tangkai daun dan diameter batang. Variabel pendukung adalah klimat: suhu, kelembaban, curah hujan dan intensitas cahaya matahari. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan sidik ragam (ANOVA), apabila terdapat perbedaan nyata (P<0,05) dilanjutkan dengan uji D uncan’s Mul ti ple Range (DMRT). Hasil sidik ragam menunjukan perlakuan berpengaaruh tidak nyata P>0,05 terhadap pertambahan tinggi tanaman umur 1,3,4,6 dan 7, jumlah tangkai daun 1,2,3,5,6 dan 7 dan diameter tanaman umur 2,3,6 dan 7. Perlakuan berpengaruh nyata P<0,05 terhadap Pertambahan tinggi tanaman kaliandra waktu pengukuran pertama umur 1 minggu setelah transplanting berkisar antara 1,83 cm hingga 2,33 cm sedangkan pada pengukuran rata-rata umur 1 sampai 7 minggu setelah transplanting berkisar 17,50 cm hingga 22,,67 cm. Jumlah tangkai daun tanaman kaliandra waktu pengukuran pertama umur 1 minggu setelah transplanting beriksar antara 0,8 hingga 1,2 tangkai sedangkan pada pengukuran rata-rata umur 1 sampai 7 minggu setelah transplanting berkisar 6,8 hingga 8 tangkai. Diameter tanaman kaliandra waktu pengukuran pertama umur 1 mst berkisar antara 0,03 hingga 0,05 cm sedangkan pada pengukuran rata-rata umur 1 sampai 7 minggu setelah transplanting berkisar 0,25 hingga 0,29 cm. Berdasarkan dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa perlakuan pemberian pupuk hayati mikoriza dengan berbagai level tidak mempengaruhi tinggi tanaman, jumlah tangkai daun dan diameter batang maupun pertambahan tinggi tanaman, dan diameter batang kaliandra sedangkan untuk pertambahan jumlah tangkai daun berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman kalinadra

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 25 Apr 2019 08:26
Last Modified: 25 Apr 2019 08:26
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/18498

Actions (login required)

View Item View Item