PEMBERIAN PUPUK LIMBAH BIOGAS (Bio-slurry) DENGAN LEVEL YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI RUMPUT ODOT (Pennisetum purpureum Cv. Mott) DI KABUPATEN KEPAHIANG.

Ancelda.T, Ria Resnia and Dwatmadji, Dwatmadji and Tatik, Suteky (2018) PEMBERIAN PUPUK LIMBAH BIOGAS (Bio-slurry) DENGAN LEVEL YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI RUMPUT ODOT (Pennisetum purpureum Cv. Mott) DI KABUPATEN KEPAHIANG. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI_RIA_RESNIA_ANCELDA.T.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Rumput Odot (Pennisetum purpureum Cv.Mott) merupakan tanaman tahunan yang berdiri tegak, berakar dalam, dan tinggi dengan rimpang yang pendek, batang relatif pendek dan empuk, pertumbuhannya relatif cepat, daun lembut dan tidak berbulu, mampu beradaptasi dengan kondisi lahan, tidak memerlukan perawatan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian pupuk limbah biogas (bio-slurry) dengan level yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi rumput odot (Pennisetum purpureumCv.Mott) di Kabupaten Kepahiang. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan September 2017 sampai dengan Januari 2018 di desa Tugu Rejo,Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0 = tanpa pemberian pupuk limbah biogas (bio-slurry), P1 = pemberian limbah biogas (bio-slurry) dengan level 10 ton/ha, P2 = pemberian limbah biogas (bio-slurry) dengan level20 ton/ha, P3 = pemberian limbah biogas (bio-slurry) dengan level30 ton/ha.Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), panjang daun (cm), lebar daun (cm), jumlah anakan, produksi segar batang dan daun (gram/m 2 ), produksi bahan kering batang dan daun (gram/m 2 ). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan sidik ragam (ANOVA). Apabila hasil analisis berpengaruh nyata (P<0,05) maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Mult i ple Range T est (DMRT) untuk melihat perbedaan antara perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk limbah biogas (bio-slurry) dengan level yang berbeda tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap tinggi tanaman, panjang daun, produksi batang segar. Sedangkan perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap lebar daun,produksi daun segar, total produksi segar, serta berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap jumlah anakan, produksibahan kering total, bahan kering batang dan bahan kering daun. Pemberian pupuk limbah biogas (bio-slurry) dengan level 10 ton/hektar lebih baik dibandingkan pemberian 20 dan 30 ton/ hektar terhadap tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, jumlah anakan dan produksi segar dan produksi kering.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 25 Apr 2019 08:37
Last Modified: 25 Apr 2019 08:37
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/18505

Actions (login required)

View Item View Item